Suara.com - Pelatih Barcelona, Luis Enrique, pastikan tetap menurunkan Lionel Messi saat menghadapi Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Copa del Rey di Camp Nou, Selasa (7/2/2017) atau Rabu dini hari WIB.
Messi terancam tidak bisa tampil di final jika terkena kartu kuning pada laga nanti. Kondisi ini menyusul dua kartu kuning yang telah didapat mega bintang Argentina itu sebelumnya.
Dalam peraturannya, pemain yang mendapat tiga kartu kuning di ajang yang sama, tidak boleh tampil di laga berikutnya.
Ancaman ini sendiri tak hanya berlaku untuk Messi, melainkan juga untuk dua penggawa Barcelona lainnya, Jordi Alba dan Samuel Umtiti, yang turut pula sudah mengoleksi dua kartu kuning.
Pada laga nanti, Enrique sebelumnya sudah dipastikan tidak bisa menurunkan salah satu trio penyerangnya, Neymar. Striker Brasil itu harus absen menyusul tiga kartu kuning yang didapatnya.
Namun demikian, Enrique memastikan dirinya tidak akan ragu-ragu menurunkan Messi, Alba, dan Umtiti pada laga big match nanti kendati ada ancaman besar yang menanti.
"Untungnya, ketiga pemain ini sangat mengerti situasi yang mereka hadapi," kata Enrique, 46 tahun. "Saya tidak berpikir ancaman tidak bisa main di final--jika terkena kartu kuning lagi--akan memengaruhi permainan mereka."
"Hal paling penting adalah mengalahkan Atletico Madrid dan melaju ke final. Setelah itu kita akan melihat apa yang terjadi, tapi (sekali lagi) saya tidak berpikir itu akan memengaruhi permainan mereka."
"Tidak ada yang bisa saya lakukan untuk mengubah sanksi Neymar--hal itu hanya akan buang energi. Saya memiliki opsi lebih sedikit di posisi itu daripada di lini tengah, meskipun saya memiliki beberapa pemain bagus yang bisa saya mainkan di sektor sayap."
Baca Juga: Bidik Kemenangan, Semen Padang Pelajari Kekuatan MU
"Tapi kami akan menjadikan itu teka-teki bagi pelatih lain (Diego Simeone, pelatih Atletico) dan tidak akan menyebutkan pemain yang akan bermain di posisi tersebut," pungkas Enrique. (Soccerway)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia
-
Manchester United vs Crystal Palace: Setan Merah Pincang, 4 Bintang Masuk Ruang Perawatan
-
5 Pemain Muda Super League yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia