Suara.com - Bayern Munich mencoba memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah saat menjamu Arsenal di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Kamis (16/2/2017) dini hari WIB . Namun untuk saat ini Bayern tampaknya butuh kerja keras untuk dapat mengamankan kemenangan atas The Gunners.
Pertemuan terakhir kedua tim memang dimenangi oleh Bayern dengan mudah setelah unggul 5-1 di fase grup Liga Champions. Namun semangat dan motivasi Arsenal saat ini tampaknya akan sangat berbeda.
Arsenal memang selalu kandas di babak 16 besar Liga Champions dalam enam musim tampil di kompetisi elit Eropa ini. Bayern adalah salah satu tim yang menggagalkan laju The Gunners di ajang ini yaitu pada musim 2012-13 dan 2013-14.
Kini Bayern mencoba melanjutkan dominasinya saat kembali dipertemukan oleh Arsenal di babak 16 besar. Bayern akan lebih dulu bertindak sebagai tuan rumah tentu saja lebih diunggulkan.
Namun, pelatih Bayern Carlo Ancellotti tampaknya tidak mau berjudi dalam laga ini. Pelatih asal Italia ini pun telah menyiapkan skuat terbaiknya dengan memainkan formasi 4-3-3 guna menghadapi Arsenal.
Trio Thomas Muller, Robert Lewandowski dan Arjen Robben telah disiapkan di lini depan Bayern. Sementara di lini tengah akan diisi oleh Arturo Vidal, Xabi Alonso dan Thiago Alcantara.
Barisan belakang akan diperkuat oleh David Alaba, Mats Hummels, Javi Martinez dan Philipp Lahm. Sementara kiper Manuel Neuer masih tetap menjadi pilihan utama Ancelotti dalam laga penting ini.
Sementara di kubu Arsenal, manajer Arsene Wenger dengan formasi 4-2-3-1 mencoba mendapatkan hasil positif di markas Bayern. Alexis Sanchez akan menjadi tumpuan The Gunners di lini depan.
Danny Welbeck, Mesut Ozil dan Theo Walcott akan membantu serangan di belakang Sanchez. Sementara duet Mohamed Elneny dan Francis Coquelin akan mengatur serangan dari lini tengah.
Di barisan belakang akan diisi oleh Nacho Monreal, Laurent Koscielny, Shkodran Mustafi dan Hector Bellerin. Sedangkan David Ospina akan menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Arsenal.
Tampil di depan para pendukungnya tentu saja Bayern berada di atas angin. Meski demikian, Bayern tetap perlu waspada karena Arsenal mencoba untuk membuka peluang untuk lolos ke babak perempatfinal pertamanya sejak 2009-10.
Mampukah Bayern mengamankan kemenangan di kandang atau Arsenal berhasil membawa pulang hasil positif? Kita saksikan saja.
Berita Terkait
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia