Suara.com - Rachmat Irianto, putera mantan pemain tim nasional Indonesia era 1990-an Sugiantoro atau yang lebih akrab disapa Bejo, ikut serta dalam pemusatan latihan Timnas U-19 di bawah asuhan Indra Sjafri.
Rian, demikian ia disapa, mengaku senang bisa terpilih ke dalam pemusatan latihan. Namun, dirinya harus berusaha lebih keras lantaran ketatnya persaingan di kubu Garuda Muda.
"Pasti sangat senang bisa masuk timnas yang membuat motivasi saya untuk lebih baik lagi. Karena banyak pemain dari daerah lain juga, jadi saya harus bekerja lebih keras," kata Rachmat usai latihan di lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, Senin (27/3/2017).
Pemain Persebaya Surabaya itupun mengaku mendapatkan wejangan khusus dari sang ayah agar bisa dipercaya oleh Indra Sjafri. Posisinya sebagai bek pun cukup menguntungkan lantaran ayahnya juga dikenal sebagai libero tangguh hasil didikan program pelatihan Primavera pada era 1990an.
"Ayah bilang saya harus lebih bekerja keras lagi, lebih semangat dan tetap rendah hati. Sebagai bek itu keinginan saya sendiri, karena nanti ayah juga bisa mengajarkan," tambah pemain yang akrab disapa Rian itu.
Sebelum bermain di posisi belakang, Rian pernah diplot sebagai seorang striker. Namun, atas saran dari ayahnya posisinya pun diubah menjadi pemain belakang.
"Awalnya saya sebagai striker tapi ayah minta ganti menjadi bek karena enggak tega. Soalnya kalau di depan dipukuli pemain lawan melulu," tambahnya.
Rian bersama dengan 34 pemain lainnya sedang menjalani pemusatan latihan lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, Jakarta Timur. Timnas U-19 sendiri dipersiapkan untuk ajang Piala AFF U-18 di Myanmar pada September mendatang.
Berita Terkait
-
Resmi Diputus Kontrak oleh PSSI, Masa Kejayaan Indra Sjafri Telah Usai?
-
Gagal Total di SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Kini Terancam Sanksi dari Kemenpora
-
Gagal di Sea Games 2025, Legenda Timnas Agung Setyabudi Sebut Era Indra Sjafri Telah Berakhir
-
Rapor Merah Timnas Indonesia U-22: Indra Sjafri Lebih Buruk dari Gerald Vanenburg
-
Bakal Tentukan Pelatih Anyar dalam Waktu Dekat, PSSI Harus Belajar dari Kasus STY dan Indra Sjafri
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
-
4 HP Snapdragon Paling Murah Terbaru 2025 Mulai Harga 2 Jutaan, Cocok untuk Daily Driver
Terkini
-
Pelatih Spanyol Tak Sabar Hadapi Piala Dunia 2026, La Furia Roja Favorit Juara
-
Penyebab Aston Villa Tumbang di Emirates: Cedera Amadou Onana Jadi Titik Balik Kemenangan Arsenal
-
Bojan Hodak Optimis Persib Bandung Mampu Singkirkan Ratchaburi FC di Fase Gugur AFC Champions League
-
Ambisi Yusaku Yamadera Masuk Daftar Pemain Terbaik Super League Bersama PSIM Yogyakarta Musim Depan
-
Persija Mendominasi Nominasi Gol Terbaik PSSI Awards 2025 di Aksi Memukau Rizky Ridho dan Hannan
-
Jens Raven Janji Timnas Indonesia U-23 Tampil Lebih Sangar dan Kuat di Kalender Kompetisi 2026
-
Kalender Resmi Timnas Indonesia 2026, Pelatih John Herdman Fokus Benahi Mental Juara Timnas
-
Sepak Bola Italia di Titik Nadir, Roberto Baggio Kasih Solusi Konkret
-
Ada Kabar Baik di 2026 untuk Mees Hilgers, Apa Itu?
-
Rapor Merah Setan Merah Sepanjang 2025: Dua Pemain Manchester United Dapat Nilai Jeblok