Suara.com - Pelatih Tim Nasional U-19 Indonesia, Indra Sjafri, ternyata punya cara tersendiri dalam mendatangkan dan memulangkan pemain baru untuk ikut serta dalam pemusatan latihan yang saat ini berlangsung di lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, Jakarta Timur.
"Ada 80 pemain yang saya scouting dan saya buat ranking 1-80. Kami panggil 35 pertama lalu setelah 12 kita pulangkan, kami panggil peringkat 36 dan seterusnya. Kami akan lakukan itu sampai ketemu yang terbaik," kata Indra Sjafri di lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, Senin (27/3/2017).
Indra menambahkan bakal terus memantau pemain hingga pemusatan latihan berakhir pada 10 April mendatang. Sebab, masih banyak pemain-pemain yang masih belum dilhat kemampuannya secara langsung oleh mantan pelatih Bali United itu.
Terlebih, tanggal 6 April mendatang, skuat Garuda akan kedatangan pemain Indonesia yang saat ini sedang meniti karier di luar negeri. Tercatat ada 13 pemain yang berkiprah di luar negeri yang diundang oleh PSSI untuk ikut pemusatan latihan.
"Jika memang yang terbaik hanya itu saja, ya berarti kualitas kami baru sampai di situ. Ditambah nanti ada pemain yang datang dari luar negeri," jelas Indra yang akan menggelar pemusatan latihan hingga 10 April mendatang.
Seperti diketahui skuat asuhan Indra Sjafri akan berpartisipasi dalam Piala AFF U-18 pada September 2017 di Myanmar. Di kompetisi tersebut, Garuda Muda bergabung di Grup B bersama Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, Selandia Baru dan tuan rumah Myanmar.
Selain itu, tim nasional U-19 akan bertanding kualifikasi-putaran final Piala Asia tahun 2018 dan diharapkan bisa menembus Piala Dunia U-20 tahun 2019.
Berita Terkait
-
Resmi Diputus Kontrak oleh PSSI, Masa Kejayaan Indra Sjafri Telah Usai?
-
Gagal Total di SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Kini Terancam Sanksi dari Kemenpora
-
Gagal di Sea Games 2025, Legenda Timnas Agung Setyabudi Sebut Era Indra Sjafri Telah Berakhir
-
Rapor Merah Timnas Indonesia U-22: Indra Sjafri Lebih Buruk dari Gerald Vanenburg
-
Bakal Tentukan Pelatih Anyar dalam Waktu Dekat, PSSI Harus Belajar dari Kasus STY dan Indra Sjafri
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
-
Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Detik-detik John Herdman Dapat Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Aksi Kevin Diks dan Dean James jadi Sorotan
-
Hansamu Yama Jadi Pahlawan Kemenangan Arema FC atas Persijap
-
Tak Lagi Tinggal di Hotel, Marcus Rashford Dipastikan Angkat Koper dari Manchester United
-
Miliano Jonathans Bersinar Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan Pemain Keturunan Palembang Tinggalkan Eropa Demi Persib Bandung
-
Wonderkid Arsenal Keturunan Indonesia Bikin Hattrick, Bakal Dilirik John Herdman?