Suara.com - Pelatih Barcelona, Luis Enrique, menyambut baik kemenangan timnya atas Real Sociedad, 3-2, di Camp Nou, dalam lanjutan La Liga, Sabtu (15/4/2017) atau Minggu dini hari WIB.
Enrique menyebut, kemenangan ini menjadi modal bagi timnya untuk hadapi Juventus di leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (19/4/2017) atau Kamis dini hari WIB.
Barcelona butuh mencetak empat gol tanpa balas untuk bisa melaju ke semifinal. Kondisi ini menyusul kekalahan 0-3 di leg pertama di markas Juventus, 11 April lalu.
Terkait pertarungan melawan Juventus, Enrique memastikan anak asuhnya akan tampil habis-habisan di leg kedua nanti.
"Kami akan bertarung hingga akhir," ujar Enrique usai pertandingan melawan Sociedad, seperti dikutip dari situs Barcelona, Minggu (16/4/2017).
"Kemenangan ini amat baik untuk memasuki laga putaran kedua perempat final Liga Champions," tambah Enrique.
"Kami memerlukan para pemain menjadi percaya diri dan untuk menjadi lebih baik lagi dalam beberapa aspek," lanjut Enrique.
Dalam laga melawan Sociedad, Los Azulgrana unggul lebih dulu lewat gol sang mega bintang, Lionel Messi, di menit ke-17 usai menerima umpan dari Luis Suarez.
Messi punya peluang tiga menit kemudian. Namun, usaha ini mampu digagalkan penjaga gawang Sociedad, Geronimo Rulli.
Baca Juga: Maju Pilgub Jabar, Ridwan Kamil Lakukan Safari Politik
Di menit ke-37, Messi membayar kegagalannya, menyambar bola rebound tendangan Suarez yang mampu diblok Rulli.
Tim tamu memperkecil kedudukan pada menit ke-42 akibat gol bunuh diri Samuel Umtiti karena salah mengantisipasi tendangan keras Inigo Martinez.
Dua menit kemudian, Barcelona kembali membobol gawang Sociedad. Kali ini, Paco Alcacer yang mencatatkan namanya di papan skor setelah mendapat asisst dari Messi.
Jelang berakhirnya babak pertama, Sociedad kembali memperkecil ketertinggalan lewat gol Xabi Prieto di masa tambahan waktu.
Di babak kedua, Barcelona memperoleh sejumlah peluang. Namun, hingga babak kedua berakhir, tak ada lagi gol yang tercipta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?