Suara.com - Bhayangkara FC akan menjamu PS TNI dalam laga lanjutan Liga 1 2017 di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (29/4/2017). Pelatih Bhayangkara FC Simon Mc Menemy bertekad memenangi pertandingan ini karena ini penting bagi mereka.
Simon mengatakan bahwa pertandingan ini bukan hanya sekedar pertandingan antara dua tim sepakbola. Menurutnya, ini laga antara dua instansi pemerintahan yang memiliki banyak anggota.
Seperti diketahui, Bhayangkara FC merupakan tim milik Kepolisian Republik Indonesia. Sementara PS TNI, tim milik Tentara Nasional Indonesia.
"Pertandingan ini sangat penting bagi kami. Ini bukan hanya sekedar dua tim saja, tapi dua instansi yang memiliki banyak anggota," kata Simon dalam sesi jumpa pers di stadion Patriot, Bekasi, Jumat (27/4/2017).
Tidak hanya itu, Simon menambahkan bahwa pertandingan besok pasti bakal menguras fisik yang banyak. Terlebih, skuat asuhan Laurent Hatton ingin membalas dendam setelah kalah dari PS TNI di ajang Indonesia Soccer Championship 2016.
"Ini adalah pertarungan yang besar. Pertandingan ini pasti akan berat karena pasti akan membutuhkan kekuatan fisik yang baik. Apalagi musim lalu Bhayangkara keluar sebagai pemenang, mereka tentu ingin membalas itu," jelasnya.
Berita Terkait
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga
-
Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit
-
Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla
-
Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan
-
Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik