Suara.com - Tuan rumah Bali United berhasil menundukkan tim sepak bola Semen Padang dengan skor 2-0 dalam ajang Liga Satu di Stadion Kapten I Wayan Diptha, Gianyar, Bali, Kamis sore. Kemenangan ini merupakan kemenangan kedua Bali United dari empat laga yang sudah dilakoni.
Pada babak pertama, Bali United mendapat hadiah penalti dari wasit Jerry Elly asal Bogor karena pemain belakang Semen Padang Agus Prasetyo menjatuhkan Sylvano Comvalius di area kotak terlarang dan memberikan kartu kuning untuk Agus Prasetyo (Semen Padang).
Eksekusi di area kotak penalti berhasil dilakukan dengan baik oleh pemain Bali United yang mampu dicetak Marcos Flores pada menit ke-13 yang mengarahkan bola ke pojok kiri penjaga gawang yang dikawal Jandia Eka Putra (Semen Padang).
Tertinggal satu gol, Semen Padang mencoba memberikan tekanan ke area pertahanan Bali United terbukti peluang sempat diciptakan Fendry Mofu menit ke-37.
Bali United juga mendapat peluang di depan gawang Semen Padang melalui tendangan Irfan Bachdim dan sundulan Ricky Fajrin. Namun, peluang tersebut tidak menambah koleksi gol untuk tuan rumah Bali United.
Babak kedua, Bali United menambah pundi-pundi golnya yang diciptakan Sylvano Comvalius pada menit ke-68 setelah mendapat umpan manis dari Irfan Bachdim di depan gawang Semen Padang yang mampu dieksekusi dengan baik oleh Sylvano.
Tertinggal dua gol, Semen Padang berusaha mengejar tertinggalan dua gol dalam laga itu dan beberapa peluang sempat tercipta, namun belum menghasilkan gol untuk tim tamu.
Bali United yang tidak mau dipermalukan dikandang sendiri, kembali memberikan tekanan ke gawang Semen Padang. Namun, skor tetap bertahan 2-0 untuk kemenangan Bali United dan berhak merebut tiga poin dalam laga itu.
Usai pertandingan, Pelatih Semen Padang Nil Maizar mengatakan, kekalahan ini akan menjadi evaluasi timnya untuk lebih baik kedepannya, khusunya evaluasi pada sektor penjaga gawang, pemain belakang dan tengah.
"Pertandingan ini tidak sesuai dengan harapan kami dan saya mengucapkan selamat kepada Bali United yang mampu memenangkan pertandingan kali ini," kata Nil Maizar.
Pihaknya, mengharapkan Semen Padang saat melawan Borneo FC dapat mencuri poin dalam laga tersebut dan skuad anak asuhnya dapat bermain lebih optimal.
Sementara itu, Asisten Pelatih Bali United Eko Purjianto mengucapkan syukur atas kemenangan hari ini melawan Semen Padang, karena skuad anak asuhnya mampu memaksimalkan peluang dan mencuri poin di laga kandang.
"Saya sangat mengapresiasi atas kemampuan anak-anak, karena dapat menunjukkan permainan terbaiknya dibandingkan pertandingan sebelumnya dan menjalankan instruksi pelatih," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Menelusuri Silsilah Joey van Beukering, Pemain Keturunan Jawa yang Siap Bela Timnas Indonesia
-
Bojan Hodak: Dalam Sepak Bola, Semua Masih Mungkin
-
Sandy Walsh Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di 16 Besar ACL Elite
-
Siapa Joey Van Beukering? Bek Keturunan Yogyakarta Berambisi Bela Timnas Indonesia
-
Persib Butuh 4 Gol, Federico Barba Tetap Yakin Bantai Ratchaburi
-
Apa Itu Protokol Anti Rasisme? Diaktifkan Saat Vinicius Dihina Gianluca Prestianni
-
Kata-kata Shayne Pattynama Usai Kalah Bersaing dari Dony Tri Pamungkas di Persija
-
Prediksi Persib Bandung vs Ratchaburi FC 18 Februari 2026: Hidup Mati di AFC Champions League 2
-
Mauro Zijlstra Kaget Dengan Gaya Bermain Super League, Kenapa?
-
3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia