Suara.com - Penyerang asal Brazil Neymar menghadapi pengadilan perdata di Spanyol terkait korupsi nilai transfernya dari Santos ke Barcelona pada 2013 silam, kata Pengadilan Tinggi Nasional Spanyol pada Kamis (4/5/2017).
Para tersangka di pengadilan itu adalah sang pemain, orang tuanya, kedua klub, presiden saat ini dan mantan presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu dan Sandro Rosell, dan mantan presiden Santos Odilio Rodrigues, menurut pernyataan pengadilan.
Inti kasus ini adalah keluhan dari DIS, perusahaan Brazil yang memiliki 40 persen hak-hak Neymar ketika ia masih membela Santos. Mereka meyakini bahwa hak mereka atas transfer itu mendapat potongan karena nilai sebenarnya kesepakatan tersebut itu tidak diungkapkan.
Para jaksa penuntut mengatakan pada November bahwa Neymar semestinya didenda sepuluh juta euro dan mendapat hukuman dua tahun penjara. Untuk terdakwa-terdakwa yang baru pertama kali dituntut dalam kejahatan-kejahatan non kekerasan, hukuman kurungan dua tahun dan di bawahnya dilarang di Spanyol dan kemungkinan besar sang pemain tidak akan menjalani hukuman kurungan.
Barcelona mengatakan bahwa saat Neymar pindah transfer itu bernilai 57,1 juta euro, di mana 40 juta euro dibayarkan kepada keluarga Neymar.
DIS menerima 40 persen bagian dari 17,1 juta euro tersisa yang dibayarkan kepada Santos. Namun pengadilan memberikan nilai aktual yang ditransfer ke Barcelona adalah 25,2 juta euro, dan potongan untuk DIS semestinya didasarkan pada jumlah tersebut.
"Hakim menetapkan hukuman sebesar 3.429.768 euro sebagai uang pertanggung jawaban untuk Rosell, Bartomeu, Rodrigues, Football Club Barcelona, dan Santos Football Club, yang harus dibayarkan bersama-sama," demikian pernyataan pengadilan.
Barcelona tidak merespon surat elektronik (surel) yang meminta komentar. Tidak seorang pun mengangkat telpon di Santos maupun perusahaan Neymar yang bermarkas di Brazil, NN Consultaria, ketika Reuters mencari konfirmasi.
Transfer ini telah menimbulkan sejumlah penyelidikan di Spanyol dan Brazil.
Juni silam, Barcelona setuju untuk membayar denda 5,5 juta kepada pihak berwenang di Spanyol untuk menyelesaikan kasus terkait penipuan pajak. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta