Suara.com - Madura United FC mematahkan rekor tak terkalahkan PS TNI pada laga lanjutan liga 1 yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Jumat malam.
Klub berjuluk "Laskar Sape Kerrap" itu mengalahkan PS TNI dengan skor 4-1. Gol Madura United FC dicetak oleh Greg Nwokolo, Slamet Nurcahyo, Danemelovanovic dan Marquee Player klub sepak bola itu, Peter Osaze Odemwingie.
Sedangkan gol PS TNI oleh Leonel Jorge Nunez dengan memanfaatkan umpan Erwin Ramdani pada menit.
Pada laga lanjutan liga 1, Jumat malam itu, Madura United mampu bermain kompak dan menunjukkan kemampuannya sebagai sebuah tim, dan tidak mengandalkan permainan personal.
"Ini semua berkat latihan serius dan keinginan para pemain untuk menunjukkan bahwa inilah hakikat dari sebuah tim," kata Pelatih Madura United FC Mario Gomes De Oliviera seusai pertandingan.
Berbeda dengan permaina-permaian sebelumnya, permainan klub sepak bola kebanggan masyarakat Madura ini memang nampak lebih hidup.
Kerja sama dan komunikasi tim antarlini terlihat lebih bervariatif dan lebih matang.
Sementara permainan tim tamu terlihat tertekan sejak babak pertama, dan tidak mampu menembus pertahanan Madura United di lini belakang yang diperkuat oleh Fabiano Beltram dan Fahrudin Wahyu Andrianto.
Selama pertandingan berlansung, pelatih PS TNI Ivan Kolev terlihat tegang, dan hanya tersenyum saat klub sepak bola binaannya berhasil mencetak gol.
"Permainan Madura United memang lebih kreatif dan itu kami akui," ucap Ivan seusai pertandingan.
Dengan kemenangan Madura United atas PS TNI, maka klub sepak bola itu telah mematahkan rekor bahwa PS TNI merupakan klub tak terkalahkan.
Selama enam pekan terakhir ini, PS TNI memang tidak pernah terkalahkan, baik saat bermain di kandang maupun saat tandang.
Berikut susunan pemain kedua kesebelasaan di laga lanjutan liga 1 yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Jawa Timur, Jumat (19/5) malam:
Pemain Madura United: Hery Prasetyo; Eriyanto, Fachruddin Wahyudi, Fabiano Beltrame, Rizky Dwi Febrianto, Asep Berlian, Dane Milovanovic, Slamet Nurcahyo, Saldi (Bayu Gatra 56'), Peter Odemwingie, Greg Nwokolo dengan pelatih Mario Gomes De Oliviera.
Pemain PS TNI: Teguh Amiruddin; Rinto Ali, Ganjar Mukti, Facundo Talin, Wanda Syahputra (Guntur Triaji 24'), Roni Sugeng Ariyanto, Agil Munawar, Safri Al Irfandi, Muhammad Kasim Slamat, Erwin Ramdani, Leonel Jorge Nunez dengan pelatih Ivan Kolev. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
3 Zodiak yang Membawa Keberuntungan 17 Juli 2026, Taurus hingga Capricorn Bernasib Baik
-
Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
-
6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun