Suara.com - Aksi teror yang terjadi di tengah konser penyanyi Ariana Grande di Manchester Arena, Senin (22/5/2017), mengundang keprihatinan persepakbolaan Inggris.
Salah satunya ungkapan simpati dari legenda sepakbola Inggris dan Manchester United (MU), Rio Ferdinand.
Melalui akun Twitter-nya, Ferdinand berharap masyarakat yang ada di arena konser dalam keadaan selamat.
"Baru saja mendengar kejadian di Manchester..semoga semua orang selamat dan sehat," cuit Ferdinand di akun Twitter-nya, @rioferdy5.
Keprihatinan yang sama juga disampaikan klub raksasa Liga Inggris, Manchester City. Lewat akun Twitter, tim sekota MU ini menuliskan kesedihannya atas insiden terorisme tersebut.
"Dengan duka yang besar kami mendengar kejadian mengerikan di Arena. Hati kami bersama mereka yang terkena dampak dan pada kota kami yang tengah dalam keadaan darurat," demikian pernyataan pihak City di akun Twitter.
Dua ledakan terjadi di konser Ariana Grande pada Senin malam sekitar pukul 10.40 waktu setempat.
Berdasarkan pernyataan pihak kepolisian Manchester, setidaknya 19 orang tewas dan 50 orang mengalami luka-luka.
"Sejauh ini 19 orang telah dikonfirmasi tewas, dan sekitar 50 lainnya luka-luka," kata polisi dalam sebuah pernyataan dilansir dari laman AFP.
Baca Juga: "Rest in Peace" Nicky Hayden
Dugaan awal polisi, insiden ini dinyatakan sebagai aksi terorisme. Namun, polisi terus melakukan investigasi untuk membuktikannya.
Polisi juga menghimbau melalui Twitter agar semua orang menjauh dari lokasi kejadian. Layanan darurat dan personel polisi juga sudah diterjunkan ke lokasi. Beberapa ruas jalan ditutup demi keamanan.
Stasiun kereta Victoria yang bersebelahan dengan Manchester Arena ditutup. Semua penumpang juga dievakuasi polisi dari stasiun.
Menurut Evie Brewster, salah satu penonton konser, ledakan besar terjadi setelah Grande merampungkan lagu terakhirnya dan meninggalkan panggung. Kontan, semua penonton berteriak dan berlari menuju pintu keluar.
Kepada Billboard, pewakilan Grande sudah memastikan sang artis selamat dalam peristiwa tersebut. Tim manajemen juga segera melakukan investigasi apa yang sebetulnya terjadi.
Berita Terkait
-
Teror di Manchester Arena, Ariana Grande: Saya Minta Maaf...
-
Teror Konser Ariana, Saksi: Darah dan Kotoran Manusia Berceceran
-
Begini Suasana Mencekam Saat Ledakan di Konser Ariana Grande
-
Perdana Menteri Inggris Tanggapi Aksi Teror di Konser Ariana
-
Ledakan di Konser Ariana Grande Diduga Aksi Teror, 19 Orang Tewas
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan