Suara.com - Aksi teror yang terjadi Manchester Arena, venue konser Ariana Grande menyisakan kenangan buruk bagi para penonton pertunjukkan penyanyi asal Amerika Serikat itu.
Abby Mullen, penonton asal Airdire, Skotlandia, misalnya. Dia mengungkap pemandangan horor yang dilihat sesaat setelah ledakan terjadi persis di depannya.
"Kulit dan kotoran manusia ada di mana-mana termasuk di rambut dan di tas saya," katanya dilansir dari laman Dailymail.
"Anda tidak pernah mengharapkan hal-hal ini terjadi pada Anda tapi ini membuktikan hal itu bisa terjadi pada siapa saja," ujarnya lagi.
Abby dan ribuan orang lainnya berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju pintu keluar area konser. Selama berlari, dia juga melihat banyak orang yang kehilangan kulit dan bagian tubuhnya.
"Suara itu, darah dan orang-orang yang berlari dengan bagian tubuh dan potongan kulit yang hilang, tidak akan hilang dari pikiran saya," ucapnya.
Dua ledakan besar terjadi ketika Grande baru saja merampungkan lagu terakhirnya dan meninggalkan panggung. Sejauh ini, polisi telah mengkonfirmasi 19 orang tewas dan 50 lainnya luka-luka akibat insiden tersebut.
Berita Terkait
-
Begini Suasana Mencekam Saat Ledakan di Konser Ariana Grande
-
Perdana Menteri Inggris Tanggapi Aksi Teror di Konser Ariana
-
Ledakan di Konser Ariana Grande Diduga Aksi Teror, 19 Orang Tewas
-
Ada Ledakan di Area Konser, Ariana Grande Dinyatakan Selamat
-
Mencekam! Ini Video Paskaledakan di Konser Ariana Grande
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara