Suara.com - Desakan meminta Pelatih Sriwijaya FC Oswaldo Lessa Filho mundur semakin menguat setelah hasil buruk tim pada dua laga terakhir dan posisi di klasemen sementara.
Pelatih Sriwijaya FC Oswaldo Lessa di Palembang, Selasa, menanggapi desakan ini dengan santai setelah timnya sebatas meraih satu poin dari dua pertandingan terakhir.
"Tentunya saya tahu keadaan ini. Tapi bagi saya setiap laga itu final, artinya akan lebih baik jika saya fokus pada laga di depan mata," kata pelatih asal Brazil ini.
Hasil buruk itu muncul setelah Sriwijaya FC ditahan imbang 0-0 oleh Madura United di kandang, dan terakhir, Laskar Wong Kito kalah 1-2 dalam laga tandang melawan Persela Lamongan di Stadion Surajaya.
Prestasi Sriwijaya FC pada kompetisi Liga 1 2017 terbilang kurang memuaskan hingga memasuki pekan ke-9. Dari 9 pertandingan, mereka hanya menang tiga kali, seri dua kali, dan kalah empat kali. Satu kekalahan menyakitkan justru terjadi di kandang sendiri yakni saat menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dengan kalah 1-2.
Akibatnya rentetan buruk itu Sriwijaya FC berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 11 poin, tertinggal jauh dari pemimpin klasemen, PSM Makassar yang meraih 20 poin. Dalam sembilan pekan itu, Sriwijaya FC tercatat hanya satu kali mencicipi persaingan tim papan atas dengan berada pada peringkat empat.
Capaian ini merupakan yang terburuk bagi tim asal Sumatera Selatan ini sejak tiga tahun terakhir. Tahun lalu, Sriwijaya yang tampil di kompetisi Torabica Soccer Championship 2016 berhasil finis di peringkat keempat.
Menanggapi kondisi tim yang kian terpuruk ini, Presiden Klub Dodi Reza menjanjikan akan mengevaluasi kerja tim, termasuk jajaran pelatih. Pernyataan ini langsung dilansir Dodi setelah ramainya tagar #lessaout di media sosial setelah Sriwijaya FC kalah atas Persela.
"Tentunya kami akan mengevaluasi, saya harap tim tetap fokus," kata dia.
Manajemen Sriwijaya FC akan mengambil tindakan untuk mengganti posisi pelatih Osvaldo Lessa Filho jika klub menelan kekalahan atau seri dalam pertandingan melawan Mitra Kukar di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Rabu (7/6).
Oswaldo Lessa yang akrab dipanggil Lessa ini mulai mengarsiteki tim pada satu pekan menjelang Gojek Traveloka Liga 1 menggantikan posisi pelatih Widodo Cahyono Putro. Secara tiba-tiba manajemen Sriwijaya FC PT Sriwijaya Optimistis Mandiri memecat Widodo yang kala itu sedang membawa tim melakoni uji coba di sejumlah klub di Jawa dan Lampung.
Direktur Utama PT SOM sekaligus Presiden Klub Dodi Reza memaparkan alasan menggantikan pelatih pada masa injury time itu demi kebutuhan tim yang menargetkan juara pada musim ini.
Pilihan pun jatuh pada Oswaldo Lessa yang dianggap cukup mumpuni karena telah berpengalaman di Liga Indonesia dengan menjadi asisten pelatih pelatih Persipura Jayapura, selain itu juga memegang lisensi A AFC. Namun satu catatan ketika itu, yakni Lessa tidak boleh banyak merombak komposisi pemain racikan Widodo C Putro. Setelah memegang kendali sebagai pelatih kepala, praktis tidak banyak yang dilakukan Lessa. Ia hanya mendatangkan dua pelatih asal Brasil untuk membantunya dalam meningkatkan performa fisik pemain.
Sementara pada saat itu, kondisi tim juga tidak dapat disebut prima karena ada tiga pemain yang mengalami cedera, yakni Ichsan Kurniawan (gelandang), Bio Paulin (pemain belakang) dan Ahmad Maulana (pemain belakang).
Asupan pemain cuma ditambah pada sektor gelandang yakni merekrut pemain marquee player Tijani Belaid (28) asal Tunisia yang sempat merumput di Inter Milan dan hanya diturunkan pada satu pertandingan. Tijani baru bergabung pada laga keempat tim.
Racikan Lessa pun dinantikan yakni memadukan antara pemain muda dan senior. Hampir 60 persen, skuat Laskar Wong Kito diperkuat pemain muda.
Sebenarnya bukan kali ini saja posisi Oswaldo Lessa digoyang. Sebelumnya Ketua Kelompok Suporter Ultras Agung Fahrurozi sempat mendeadline pelatih asal Brasil ini atas kekalahan beruntun yakni saat menjajal Persib 0-2 dan menjamu Bhayangkara FC 1-2, dan hasil buruk pada klasemen sementara yakni terjerembab pada urutan ke-14 dari 18 kontestan.
Namun ketika itu, Oswaldo membalikkan keadaan setelah Sriwijaya FC menang atas Persiba Balikpapan 2-0. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia