Suara.com - Pelatih timnas Portugal Fernando Santos mengatakan hasil pertandingan yang diperoleh timnya merupakan bukti atas keraguan banyak orang soal kualitas Portugal selaku juara Piala Eropa tahun lalu. Hal itu disampaikan Santos di tengah-tengah persiapan menghadapi tuan rumah Rusia di Piala Konfederasi.
Santos kerap mendapat pertanyaan mengenai gaya pragmatis timnya namun mengatakan ia hanya tertarik pada hasil -- dan dengan hanya satu kekalahan dari 21 pertandingan kompetitif di bawah kepemimpinannya, di mana hanya ada sedikit argumen tentang hal itu.
"Kami hanya mengalami satu kekalahan dan tiga atau empat hasil imbang sepanjang masa di sini, dan menurut saya angka-angka itu merupakan justifikasi kualitas tim saya," ucapnya pada konferensi pers.
"Kami selalu ingin menjadi kompetitif. Sesungguhnya, saya lebih memilih menjadi juara Eropa dibandingkan memainkan sepak bola indah dan tidak memenangi apapun," sambungnya.
"Hal terpenting di sepak bola adalah menang -- tidak ada hal lain yang benar-benar penting." Santos menambahi bahwa ia memiliki kepercayaan diri tidak terbatas pada pemain-pemainnya, yang bermain imbang 2-2 pada pertandingan pembukaan mereka saat melawan Meksiko pada Minggu dan akan menghadapi Rusia pada Rabu.
"Kami tidak boleh lupa bahwa setahun silam, pemain-pemain ini menulis halaman brilian pada sejarah sepak bola Portugal. Saya memiliki kepercayaan diri total pada mereka." (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pimpinan Komisi III DPR Kompak Bantah Surpres Pergantian Kapolri Listyo Sigit
-
Jaksa Agung Resmi Berhentikan Sementara Febrie Adriansyah sebagai Jaksa
-
Cara Aktivasi Token QLola by BRI untuk Transaksi Bisnis Aman
-
Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
-
Keluarga Almarhum Haji Abdul Halim Ali Kembalikan Rp127 Miliar ke Negara, Dicicil 12 Bulan
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan
-
20 Ide Lomba 17 Agustus Seru buat Ibu-Ibu, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah
-
Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU