Suara.com - Penjaga gawang andalan tim nasional Indonesia U-22, Satria Tama, mengaku tetap bersyukur bisa menyumbang medali perunggu di pentas SEA Games 2017.
Kendati target medali emas meleset, namun Satria memastikan dirinya dan rekan-rekan sudah berusaha maksimal pada pesta olahraga se-Asia Tenggara ke-29 itu.
Kiper Persegres Gresik United ini pun menceritakan suka duka selama perkuat Timnas U-22 di SEA Games 2017.
Rasa suka yang dialami, salah satunya karena bisa bermain bersama Evan Dimas dan kawan-kawan yang dinilai punya kualitas yang baik.
"Momen sih ada, waktu kita sedih, gembira banyak pokoknya, itu semua saya nikmati. Sangat menyenangkan bisa bekerja sama dengan orang-orang hebat di sini," kata Satria di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (30/8/2017).
Penjaga gawang berusia 20 tahun ini mengaku sempat merasa sangat sedih ketika hadapi Vietnam di penyisihan Grup B, 22 Agustus lalu.
Ketika itu, dia gagal menyelesaikan pertandingan karena alami cedera otot dan digantikan Kurniawan Kartika Ajie.
Satria pun mengaku ingin terus menjaga gawang Garuda Muda hingga pertandingan berakhir. Namun, kondisinya tidak memungkinkan.
Dokter Timnas U-22 melarang dirinya melanjutkan pertandingan. Jika tidak, dampak yang akan terjadi bisa fatal.
Baca Juga: Perkuat Dua Timnas Berbeda, Saddil Ramdani Semringah
"Itu saya mengalami keram yang kata dokter kurang wajar. Otot betis sampai paha ke tarik. Kalau dipaksakan otot betis saya bisa robek. Kalau itu terjadi penyembuhannya bisa 2-3 bulan," jelasnya.
"Saya sebenarnya sangat sedih waktu itu, ingin berjuang memenangkan pertandingan. Tapi, dokter bilang jangan," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
-
ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi
-
Target 5 Emas Terpenuhi, Indonesia Bidik Juara Umum Para Bulu Tangkis di ASEAN Para Games 2025
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Haus Gol, Pemain Berdarah Depok Dipuji Setinggi Langit Oleh Pelatih Belanda
-
2 Pemain Keturunan di Ajax Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia Usai Kedatangan Kiper Maarten Paes
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
Jadwal Debut John Herdman dan Peluang Timnas Indonesia Juara FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Jalani Trial di Atletico Madrid
-
Timnas Indonesia Sudah Kirim Nama Pemain Sebelum Muncul Isu Dicoret dari Asian Games 2026
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Persija Kalah Aneh di GBK, Diky Soemarno Sebut Juara Makin Sulit Jika Sering Tumbang
-
PSSI Hubungi KOI usai Muncul Kabar Timnas Indonesia Dicoret dari Asian Games 2026
-
Masih Tak Habis Pikir Persija Dikalahkan Arema, Orang Nomor 1 Jakmania: Cukup Aneh..