Suara.com - Kekalahan kembali dibukukan Perseru Serui pekan ini. Menghadapi Persija Jakarta di laga tandang, Perseru gagal membawa pulang poin.
Dalam pertandingan di Stadion Patriot, Bekasi, Selasa (19/9/2017), Perseru kalah tipis 1-0. Gol tunggal Persija dalam pertandingan itu sendiri dibukukan oleh Willian Pacheco.
Gagal mendulang poin, Pelatih Perseru Serui, Agus, mengaku jika timnya kurang beruntung dalam pertandingan itu. Agus juga menolak anggapan jika timnya bermain tanpa karakter.
"Saya rasa anda boleh berpendapat tapi sepanjang kami bermain itu karakter kami. Kami tak ada karakter? Kami tak beruntung. Kalau tak ada karakter kami tak dapat poin lawan Arus dan Persipura. Apa yang kami tunjukkan adalah tak kenal lelah, inilah karakter kami," kata Agus dalam jumpa pers usai pertandingan.
Sepanjang jalannya pertandingan terlihat beberapa pemain Perseru sering melakukan protes kepada wasit. Namun, Agus menolak berkomentar terkait kepemimpinan wasit di laga tersebut.
"Ini bagian dari etika, apapun wasit itu biarlah yang lain berkomentar. Saya lebih baik nilai tim saya. Inilah yang kami berikan soal wasit," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?