Suara.com - PSM Makassar meraih kemenangan meyakinkan di depan pendukungnya sendiri dan juga menjaga peluang juara. Menjamu Semen Padang FC, PSM berhasil meraih kemenangan telak empat gol tanpa balas.
Pada laga di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (2/10/2017) malam, empat gol PSM masing-masing diciptakan Pavel Purishkin (menit ke-27), Zulham Zamrun ('32 dan 47') serta Hamka Hamzah pada menit ke-90.
Usai pertandingan, Pelatih PSM Robert Rene Alberts mengatakan bahwa strategi yang diterapkannya saat menghadapi Semen Padang berjalan sukses dan itu menjadi kunci dari pertandingan tersebut.
"Strategi berjalan lancar. Saya bangga karena seluruh pemain mau bekerja keras untuk memenangkan pertandingan. Apalagi kami juga mampu tampil mendominasi dalam pertandingan malam ini," ujarnya.
"Kami dalam pertandingan kali ini juga tampil lebih baik dan bermain dengan level yang lebih tinggi dari lawan," lanjutnya.
Pelatih Semen Padang Nil Maizar mengatakan hingga pertengahan babak pertama tetap bermain bagus namun pada akhirnya kehilangan fokus dengan gol indah drai Pavel Purishkin.
"Para pemain sudah berjuang sampai akhir namun lagi-lagi kita kembali kebobolan. Kehilangan satu pemain dalam pertandingan ini memang membuat perjuangan kita semakin berat," jelasnya.
Jalannya pertandingan, ambisi merebut kemenangan untuk menjaga peluang sebagai juara sekaligus status sebagai tuan rumah, membuat PSM Makassar tidak punya alasan untuk bermain ragu-ragu.
Anak asuhan Pelatih langsung mengambil inisiatif penyerangan. Upaya itu langsung berbuah dengan lahirnya peluang melalui umpan datang Pavel Purishkin ketika pertandingan baru memasuki menit ke-2.
Dua menit kemudian, PSM kembali mendapatkan peluang dari Ferdinand Sinaga. Sayang umpan matang dari tengah lapangan masih begitu tajam sehingga didahului penjaga gawang Semen padang yakni Jandia Eka Putra.
Sementara tim tamu Semen Padang akhirnya memberikan respon yang positif yang nyaris membungkam Stadion Mattoanging pada menit ke-12. Vendry Mofu yang menerima sodoran dari lini tengah mampu menjangkau bola dan melesakkan tembakan keras meski melenceng dari gawang PSM yang dikawal Syaiful.
Tersengat dari peluang tim tamu membuat PSM semakin termotivasi untuk bisa mencetak gol cepat. Namun rapatnya pertahanan dari Semen Padang membuat upaya serangan pada akhirnya gagal berbuah gol.
Namun PSM tidak patah semangat untuk terus mencoba. Kerja keras itu lumayan berdampak dengan lahirnya peluang yang nyaris berbuah gol.
Stadion Mattoanging akhirnya bergemuruh melalui gol cantik dari Pave Purishkin ketika pertandingan memasuki menit ke-27. Gol ini sendiri merupakan hasil dari kemampuan individu Pavel yang mampu mencetak gol lewat sebuah tendangan pojok.
Empat menit berselang, tuan rumah PSM mampu memperlebar jarak menjadi 2-0 melalui kaki Zulham Zamrun. Gol ini merupakan hasil umpan Pavel ke Ferdinand Sinaga, namun berhasil dibelokkan penjaga gawang Semen Padang.
Zulham Zamrun yang berada di posisi yang menguntungkan akhirnya dengan sebuah tendangan langsung menghujam gawang Semen Padang yang sudah ditinggalkan Jandia Eka Putra.
Beberapa peluang kembali lahir meski gagal mengubah skor 2-0 untuk kemenangan PSM hingga wasit meniup pluit tanda berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, PSM yang telah unggul 2-0 kembali mengambil inisatif penyerangan. Keputusan itu langsung berbuah manis dengan lahirnya gol kedua Zulham Zamrun diawal-awal babak kedua.
Gol dari mantan pemain Persib Bandung itu diciptakan melalui sundulan usai menerima umpan lambung yang begitu memanjakan dari Ferdinand Sinaga dari sudut kiri pertahanan Semen Padang.
Menit ke-62, Semen Padang semakin terpojok ketika salah satu pemainnya harus diusir keluar lapangan yakni Cassio Fransisco setelah mendapatkan dua kartu kuning. Wasit memberikan kartu kuning kedua setelah Cassio melangar keras pemain PSM diluar kotak penalti.
Hamka Hamzah akhirnya mampu menggenapkan skor menjadi 4-0 pada menit ke-90. Gol tersebut merupakan hasil umpan satu dua dengan M Arfan itu sekaligus menutup pertandingan. (Antara)
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
-
Drama Super League: Persis Solo Turun Kasta Meski Bungkam Persita
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
-
Piala Dunia Itu Kejam! Pesan Mendalam Fabio Cannavaro Usai Timnas Uzbekistan Tersingkir