Suara.com - Pelatih tim Persela Lamongan Aji Santoso menyebutkan jika timnya kurang beruntung ketika dikalahkan oleh Persipura Jayapura dengan skor 1-2. Namun demikian, Aji Santoso tetap puas meski skuatnya kalah.
"Menurut saya karena faktor keberuntungan saja, kami tidak dapat poin disini," kata Aji Santoso usai laga di Stadion Mandala Kota Jayapura, Jumat (6/10/2017) malam.
Mantan pelatih Timnas U23 itu mengaku bahwa skuad asuhannya telah bermain sangat baik karena bisa memberikan tekanan balik kepada tim tuan rumah, terbukti dengan sejumlah peluang yang berhasil di ciptakan dan berbuah gol pada babak kedua.
"Saya puas meski kalah 1-2 dari Persipura, di babak kedua kami banyak buat serangan dan peluang hingga berujung gol balasan," katanya.
Menurut, Aji yang pernah melatih Persebaya Surabaya, Persema Malang dan Persisam Putra itu dua gol yang dicetak oleh tim tuan rumah bukan dari kecerdikan lawan, tetapi lebih kepada kesalahan pemainnya.
"Gol pertama lawan kan dari titik putih, begitu juga gol kedua mereka, dimana pemain kami lengah sehingga Boaz bisa buat serangan balik dan cetak gol. Jadi itu bukan karena mereka cerdik, tapi kesalahan kami," katanya.
Aji yang pernah merumput bersama tim-tim besar seperti Arema Malang dan PSM Makasar semasa menjadi pemain profesional itu juga mempersoalkan listrik di Stadion Mandala yang padam hingga 2x15 menit lamanya.
"Yah, cukup disayangkan lampu pada cukup lama, seharusnya panitia penyelenggara bisa lebih sigap sehingga pemain istirahat tidak terlalu. Tapi saya lihat juga ini karena hujan, force major. Tapi saya respek sama tim Persipura," katanya.
Dua gol tim lawan yang bersarang di gawang Ferdiansyah dicetak oleh mantan pemain Persela Lamongan, Addison Alves lewat titik putih pada menit 15, setelah salah satu pemain tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu menyentuh bola di kotak terlarang.
Gol kedua Persipura Jayapura yang sudah menjuarai Liga Indonesia sebanyak empat kali itu dicetak oleh kapten tim Boaz TE Solossa pada menit 60.
Sementara gol balasan, Khoirul Huda dan kawan-kawan tercipta lewat serangan balik yang cepat, melalui kaki Samsul Arif.
Berita Terkait
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia