Suara.com - Baru-baru ini terdengar kabar jika PSSI tidak membayarkan gaji pemain tim nasional Indonesia. Seperti diketahui, sebanyak 15 klub yang tergabung dalam Forum Sepak Bola Profesional Indonesia, FKSPI, meminta PSSI membayarkan gaji para pemain yang memperkuat timnas.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi pun angkat bicara. Menurutnya, gaji para pemain yang dimaksud oleh FKSPI tetaplah menjadi tanggung jawab klub.
Menurut Edy gaji pemain akan ditanggung oleh PSSI jika adanya pemusatan latihan jangka panjang. Artinya, hanya timnas U-19 dan U-16 yang digaji oleh PSSI.
"Jadi begini penjelasannya, rencananya timnas itu diambill penuh oleh PSSI. Dalam rencana itu pemain ikut latihan ke dalam dan luar negeri. Dengan demikian, pemain tidak sempat ke klub sehingga gajinya ditanggung oleh PSSI, tapi kenyataan itu tidak terjadi," kata Edy.
Lebih jauh Edy menambahkan bahwa setiap klub Liga 1 telah mendapatkan dana subsidi sebesar Rp7,5 miliar. Menurutnya, dana tersebut bisa digunakan untuk membayar gaji para pemain mereka yang ambil bagian membela timnas.
"Setelah membela timnas pasti, kan para pemain kembali ke klub. Sehingga gaji mereka harus dibayarkan oleh klub. Itu menjadi tanggung jawab klub, makanya kami berikan Rp7,5 miliar," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek