Suara.com - Tiga pemain pilar Mitra Kukar yakni Bayu Pradana, Oh In Kyiun dan Jorge Gotor, bakal absen saat menjamu Borneo FC pada lanjutan kompetisi Liga 1 2017, di Stadion Aji Imbut, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Senin (23/10/2017).
Tiga pemain yang selama ini menjadi pemain andalan bagi tim berjuluk " Naga Mekes" tersebut terpaksa harus menepi diluar lapangan karena akumulasi kartu.
Pelatih Mitra Kukar Yudi Suryata di Stadion Aji Imbut, Kukar, Minggu, mengatakan absennya tiga pemain tersebut sangat berpengaruh pada kekuatan tim berjuluk " Naga Mekes" yang punya ambisi untuk membalas kekalahan atas Borneo FC di putaran pertama kompetisi.
Apalagi jeda waktu "recovery" paska pertandingan terakhir melawan Semen Padang, sangat mepet, bahkan Ia baru sempat menjalani latihan, Sabtu sore.
Namun demikian, Yudi mengaku telah menyiapkan pemain alternatif dan tetap berharap bisa mengamankan poin penuh di laga kandang.
"Untungnya Septian David Maulana yang sempat beberapa kali absen, sudah siap diturunkan pada laga esok, semoga para pemain tetap punya motivasi untuk meraih hasil terbaik," katanya.
Yudi sangat berharap hasil positif di Padang, bisa melecut mental tanding serta motivasi para pemainnya menghadapi Borneo.
"Kami bermain di kandang, tentunya kami akan bertekad untuk mengamankan tiga poin, " tegas Yudi.
Ia berharap pertandingan bertajuk derby tim "Kalimantan Timur" itu bisa berlangsung dengan baik aman dan "fair play".
Terlebih menurut Yudi kedua tim baik Mitra Kukar maupun Borneo FC sudah tidak punya kans untuk menjadi juara dan aman dari zona degradasi.
"Mari kita tampilkan pertandingan yang menarik, saling adu taktik dan strategi, dan yang paling penting kita adalah tim sama- sama dari Kalimantan Timur, mudah- mudahan semua bisa berjalan lancar," tegasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?