Suara.com - Laga klasik antara Perisja Jakarta melawan Persib Bandung akan tersaji di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/11/2017). Pada laga tersebut suporter Persib Bandung dipastikan tidak boleh menghadiri pertandingan.
Untuk itu, seluruh penjualan tiket akan diberikan kepada Jakmania, suporter Persija. Bahkan, Direktur Utama Persija Gede Widiade mengatakan seluruh tiket tamu undangan juga akan diberikan untuk suporter setia Macan Kemayoran itu.
Sebaimana diketahui, Persija terpaksa menggunakan Stadion Manahan karena tidak mendapat izin dari kepolisian untuk menggelar laga di Stadion Patriot, Bekasi. Alasan keamanan menjadi penyebab tidak dikeluarkannya izin tersebut.
Sebagai gantinya Gede meminta kepada pihak kepolisian mengamankan jalannya pertandingan. Mengingat akan ada ribuan suporter yang bergerak dari berbagai daerah, khususnya Jakarta menuju Solo.
"Kami sudah mengirimkan permohonan kepada tiga Polda, yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, dan Polda Jawa Tengah. Karena ini permintaan dari pihak kepolisian untuk memindahkan venue," kata Gede di kantor Persija, Senin (30/10/2017) malam.
"Jadi tidak mungkin pihak kepolisian bakal menelantarkan kita. Keputusan untuk memindahkan venue itu keluar Minggu siang, jadi memang dadakan," tambahnya.
Gede menambahkan bakal ada pengecekan di berbagai titik yang dianggap rawan terjadinya bentrokan suporter. Pengecekan itu dilakukan untuk menghindari oknum suporter lain yang berniat menjadi provokator di laga tersebut.
Gede berharap tindakan tegas dari pihak keamanan, mengingat pertandingan ini berpotensi menimbulkan kericuhan.
"Nanti akan ada penyisiran tegas dari Polda Jawa Tengah. Kalau bukan Jakmania tidak boleh hadir, saya juga sangat mengerti kenapa kita tidak bisa main di Patriot. Sama seperti saat kita tidak boleh datang ke Bandung dan Polda juga sudah memberikan surat larangan," tambah Gede.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti