Suara.com - Mantan pemain tim nasional Indonesia Elie Aiboy berharap supporter sepak bola Tanah Air dapat mengubah prilaku saat mendukung timnya yang sedang bertanding.
Menurut Elie yang juga pelatih sepak bola Kabupaten Bekasi pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2018, Jawa Barat, di Cikarang, Jabar, Kamis (9/11/2017), perusakan dan pelemparan bangku penonton di Stadion Wibawa Mukti usai digelarnya pertandingan final Liga 1 U-19 antara Persib dan Persipura pada Selasa (7/11/2017) merupakan tindakan tercela.
Menurut dia, perusakan tersebut seharusnya dapat dihindari. "Memang secara tidak langsung ada kekecewaan karena tim kesayangan kalah saat bertanding. Itu sudah menjadi hal biasa," katanya.
Namun bila tim kesayangan tersebut kalah dan kemudian melakukan tindakan perusakan, maka hal tersebut sudah masuk dalam kategori pidana.
Oleh sebab itu, seharusnya Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga harus melakukan pelaporan dan somasi kepada PSSI maupun Polres Metro Bekasi.
Pasalnya dengan adanya masalah tersebut membuat fasilitas umum berupa kursi menjadi rusak. Dan tentunya dengan adanya seperti itu penyelenggara harus melakukan penggantian.
"Kursi tersebut memiliki harga yang tidak murah, dan jumlah kerusakan mencapai 5.000 kursi. Ini sudah tidak dapat ditolerir harus ada penegakkan hukum," katanya.
Ia menambahkan, dengan adanya hal-hal seperti itu sering kali Indonesia mendapatkan pencekalan dari beberapa asosiasi sepak bola salah satunya FIFA.
Dan tentu saja dengan adanya masalah tersebut secara regulasi menjadikan persepakbolaan tercoreng oleh ulah suporter.
Namun, bila suporter dapat merubah karakternya maka akan berbanding terbalik. Pasalnya dalam setiap pertandingan pasti ada yang kalah maupun menang dan itu sudah biasa.
Oleh karena itu, ia meminta penegak hukum untuk melakukan penindakan kedapa pelaku perusakan agar jera. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?
-
Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
-
Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik