Suara.com - Manajemen Bhayangkara FC (BFC) mengeluarkan pernyatan resminya atas raihan gelar juara kompetisi sepak bola Liga 1 Musim 2017 guna meredam tudingan miring yang diarahkan kepada timnya.
"Perlu kami sampaikan bahwa, sebelum berkompetisi di Gojek Traveloka Liga 1, BFC tidak pernah menargetkan menjadi juara. Sebab, manajemen hanya menargetkan BFC finis di urutan ke-5 klasemen akhir," kata manajer Bhayangkara FC Sumardji dalam siaran pers yang diterima Antara di Bekasi, Minggu.
Seiring perjalanan waktu, kata dia, ternyata BFC yang tidak diperhitungkan justru menuai hasil positif dengan lebih banyak menang daripada kalah ataupun seri. Menurut dia, kesuksesan Bhayangkara FC meraih gelar musim ini karena kerja keras semua elemen, baik pemain, pelatih, ofisial juga manajemen dalam memacu prestasi pemain agar lebih baik dan lebih baik lagi setiap pertandingan. "Hasilnya, kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Di pekan ke-33, BFC akhirnya menjadi juara setelah diumumkan oleh PSSI," katanya.
Ia berterima kasih kepada pihak-pihak yang membuat terselenggaranya kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 kepada PSSI, Liga , Klub Liga 1 , sponsor dan sporter Bharamania. Selain itu, Sumardji juga merasa perlu menyampaikan peran Polri dalam menyemarakkan kompetisi pada musim ini.
Peran yang dimaksud di antaranya, membantu mengembangkan sepak bola yang bersih dan profesional dengan mengedepankan "fairplay" dan sportivitas.
"Kepolisian juga ingin menjamin masa depan para pemain setelah mereka pensiun serta mengimbau anak muda untuk mengabdi pada bangsa dan tetap bisa menyalurkan hobinya bermain bola," katanya.
Fakta lain mengenai BFC juara selain kerja pelatih, pemain dan ofisial setelah diumumkan oleh PSSI antara lain menang lebih banyak dari tim lain yaitu sebanyak 22 kali, menang away lebih banyak dari tim lain yaitu sembilan kali, lebih lama menghuni papan atas dari tim lain , terutama putaran kedua kompetisi serta campur tangan Tuhan YME yang selalu memberikan hasil positif.
Sementara itu, terkait dengan pernyataan dari manager Madura United di berbagai media yang dialamatkan ke BFC, disarankan agar disampaikan langsung kepada Liga Indonesia Baru dan PSSI.
"Namun demikian, semua pernyataan terkait pemberitaan tersebut, menjadi perhatian khusus dan sangat serius bagi manajemen BFC untuk ditindaklanjuti," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
Jude Bellingham Minim Bermain di Timnas Inggris, Ini Respon Arbeloa
-
Pulang Kampung, Kiper Persib Teja Paku Alam Targetkan Kemenangan atas Semen Padang
-
Pastikan Kondisi Bugar, Julio Cesar Siap Hadapi Semen Padang
-
Link Live Streaming PSS Sleman vs Persipal Palu: Peluang Super Elja Nyaman di Puncak
-
Laga Beda Misi, Ini Link Live Streaming Persiku Kudus vs Kendal Tornado FC
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persis Solo, Tontonan Duel Sengit di Parepare!
-
Penjelasan Resmi PSSI Soal Pemain Timnas Indonesia Bermasalah Paspor di Liga Belanda
-
Jangan Salah Paham! Ini Beda Skandal Dokumen Malaysia vs Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia
-
Bos Eredivisie Beberkan 2 Opsi Agar Pemain Timnas Indonesia Bisa Kembali Bermain di Belanda