Suara.com - Daya tarik pelatih Rahmad Darmawan tak dibantah Adam Alis menjadi penyebab dirinya mau berlabuh di Sriwijaya FC musim kompetisi 2018.
Adam yang diwawancarai seusai latihan perdana bersama tim barunya di Palembang, Senin sore, mengatakan dirinya memiliki harapan besar dibawah asuhan Rahmad Darmawan.
"Salah satu alasannya karena pelatihnya Rahmad Darmawan. Ketika ditawari saya pun langsung berminat," kata Adam.
Bagi Adam menjadi kebanggaan tersendiri bisa bergabung dalam skuad Laskar "Wong Kito" pada musim ini.
Apalagi, kali ini memiliki visi dan misi yang jelas untuk menjadi juara liga utama. Lantaran itu pula, pemain Timnas ini rela meninggalkan klub yang telah membesarkannya yakni Arema.
"Sebagai pemain muda saya ingin tantangan dan bermain di klub yang memiliki visi dan misi yang jelas sehingga saya bisa mengembangkan kemampuan," ujar pesepak bola 23 tahun ini.
Adam pun berharap, kehadirannya dalam skuad Sriwijaya FC dapat memberikan warna baru setelah pada musim lalu tim ini terpuruk pada urutan ke-13 Go-jek Traveloka Liga 1.
"Saya minta dukungan dari para suporter Sriwijaya FC dan semoga saja saya bisa tampil bagus di sini," kata dia.
Sriwijaya FC mengusung target tinggi musim ini yakni masuk tiga besar liga utama.
Sejumlah pemain bintang direkrut diantaranya Makan Konate (Mali) dan Manuchekhr Dzalilov (Timnas Tarjikistan), Mahamadou Ndiaye (Timnas Mali) dan Esteban Vizcarra (Argentina). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut