Suara.com - Pemain asal Mali yang sempat merumput di Persib Bandung, Makan Kanote, dipastikan berlabuh ke Sriwijaya FC untuk menjadi bagian skuat musim kompetisi 2018.
Manajer Tim Sriwijaya FC Ucok Hidayat di Palembang, Jumat, mengatakan, Kanote saat ini sedang mengurus kelengkapan administrasi untuk menuju Kota Palembang, Sumatera Selatan yang menjadi homebase Sriwijaya FC.
"Dalam waktu dekat, Kanote akan tiba di Palembang. Saat ini masih mengurus visa-nya," kata dia.
Kehadiran Kanote dalam skuat baru Laskar Wong Kito ini tak lepas dari peran pelatih Rahmad Darmawan.
RD, sapaan akrabnya, juga bersama-sama Konate pada musim lalu kala membela klub asal Malaysia, T-Team.
Jika merujuk kesenangan RD dalam memilih pemain, maka wajar saja jika Konate yang direkrut. Pelatih asal Metro ini selalu memasangkan pemain asal Afrika untuk lini depan dan lini belakang.
"Mengapa saya cari pemain asing, karena umumnya tim-tim di Indonesia memakai striker asing. Jadi untuk meredamnya, ya pakai pemain asing juga," kata RD.
Sementara itu, menjelang latihan perdana yang diagendakan pada 4 Desember 2017 di Palembang, manajemen klub mulai membocorkan beberapa nama yang bakal menjadi punggawa Laskar Wong Kito.
Presiden klub Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex mengumumkan melalui laman media sosial. "Selamat datang, Visccara, Konate, Adam Alis, Alvin T, kuyung kitek Yogi Rahadian asal Muba di SFC!," kata Dodi.
Sriwijaya FC mengusung target tinggi pada musim ini setelah merekrut pelatih "juara" Rahmad Darmawan. Tim asal Sumatera Selatan ini berharap bisa kembali ke jalur juara setelah musim lalu terpuruk di urutan ke-13.
Manajemen klub berharap setidaknya tahun ini Sriwijaya FC berharap bisa menembus persaingan tiga besar, dan 2019 bisa menggondol pulang piala juara. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran
-
Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?
-
Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam
-
Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money