Suara.com - Henrikh Mkhitaryan berpeluang dimainkan Manchester United pada pertandingan perempat final Piala Liga melawan tim divisi kedua Bristol City pada Kamis (21/12/2017) dini hari WIB. Dalam laga itu, manajer Jose Mourinho kemungkinan tidak akan banyak merombak skuadnya meski menjalani jadwal padat.
Pengatur permainan asal Armenia itu telah menepi pada delapan dari sembilan pertandingan terakhir dengan kemungkinan kepindahan di bursa transfer Januari mendatang.
Saat ditanyai apakah mantan pemain Borussia Dortmund berusia 28 tahun itu berpeluang tampil saat menghadapi tim Championship Bristol City, Mourinho berkata sang pemain mungkin mendapatkan kesempatan yang jarang didapatnya.
"Mungkin saja Micki dilibatkan," demikian kata Mourinho seperti dikutip dari situs resmi United (www.manutd.com).
"Saya melakukan sedikit perubahan untuk pertandingan itu, namun tidak banyak karena Bristol City merupakan salah satu tim terbaik di Championship dan kami perlu memperlakukan pertandingan itu dengan benar-benar serius," tambahnya.
United menjuarai Piala Liga musim lalu untuk memberikan trofi utama perdana bagi Mourinho di Old Trafford.
Bagaimanapun, pada musim ini United berada di posisi yang lebih baik pada persaingan perebutan gelar, tertinggal 11 poin dari Manchester City di peringkat kedua, dan berada di 16 besar Liga Champions.
Mourinho memiliki hubungan yang kuat dengan Piala Liga, di mana ia memenanginya sebanyak tiga kali bersama Chelsea dalam dua masa kerjanya di Stamford Bridge, dan akan mengincar final Wembley berikutnya.
Bristol City berada di peringkat ketiga Championship dan klub Ashton Gate itu telah menaklukkan tim-tim strata tertinggi yakni Watford, Stoke City, dan Crystal Palace di Piala Liga musim ini.
"Bagi saya sekarang, Championship bukanlah Championship lima atau sepuluh tahun silam. Championship sekarang adalah tim-tim berkualitas tinggi dengan banyak pemain yang dapat dengan mudah bermain di Liga Inggris," kata Mourinho perihal pertandingan Kamis.
Manajer Bristol City Lee Johnson mengecilkan pentingnya pertandingan ini untuk tim asuhannya, mengatakan promosi ke divisi tertinggi merupakan prioritasnya musim ini.
"Jika saya diberikan tiket untuk memenangi pertandingan United atau pertandingan Sabtu di markas QPR, saya akan mengambil opsi yang terakhir -- namun pada Rabu tim super kompetitif dari saya akan mengambil alih," kata Johnson kepada situs resmi klub (www.bcfc.co.uk). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Timnas Jerman Krisis Kiper, Manuel Neuer Comeback di Piala Dunia 2026?
-
Kapan Laga Timnas Indonesia Vs Saint Kitts Nevis Digelar? Catat Waktunya!
-
Gary Neville Sebut Arsenal dan Chelsea Salah Langkah! Gagal Rekrut Bintang Rp1,3 Triliun
-
Inilah 2 Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia Selain Nova Arianto
-
Pilpres Barcelona Memanas! Victor Font Serang Laporta, Lionel Messi Jadi Bahan Kampanye
-
Kabar Terbaru Striker Keturunan Indonesia Zico Soree yang Dicampakkan Shin Tae-yong
-
Felipe Melo Ramal Pemenang Derby d'Italia Inter vs Juventus: Bianconeri Jangan Kepedean
-
Bos Klub Belanda Ungkap Ada Pemain Keturunan Indonesia dari Kampung tapi Skill Kota, Siapa Dia?
-
Bayern Munich Siap Gelontorkan Duit Rp1,2 Triliun Demi Rekrut Kiper Timnas Belanda
-
Direktur Ajax Puji Setinggi Langit Pemain Medan-Surabaya: Lincah dan Tak Kenal Takut