- Struktur tim kepelatihan Timnas Indonesia di bawah John Herdman dilengkapi Nova Arianto, Sofie Imam Faizal, dan Dzikry Lazuardi.
- Sofie Imam Faizal bertindak sebagai pelatih fisik berpengalaman, sementara Dzikry Lazuardi berperan sebagai analis permainan tim nasional.
- Debut John Herdman dengan staf kepelatihan baru dijadwalkan pada ajang FIFA Series 2026 yang berlangsung bulan Maret mendatang.
Suara.com - Struktur tim kepelatihan Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman mulai tersusun secara bertahap menjelang agenda internasional terdekat.
PSSI melalui Badan Tim Nasional memastikan keterlibatan sejumlah pelatih lokal untuk mendampingi pelatih asal Inggris tersebut.
Selain Nova Arianto, terdapat dua nama lain yang masuk dalam jajaran asisten pelatih Timnas Indonesia.
Dua sosok tersebut adalah Sofie Imam Faizal dan Dzikry Lazuardi yang dipercaya memperkuat staf kepelatihan.
Sofie Imam Faizal dikenal sebagai pelatih fisik berpengalaman di berbagai kelompok usia Timnas Indonesia.
Ia pernah menangani aspek kebugaran di level U-17, U-20, U-23, hingga tim senior.
Sofie juga telah bekerja bersama Nova Arianto di Timnas U-20 sejak akhir tahun lalu.
Kehadirannya diharapkan mampu menjaga konsistensi fisik pemain sesuai standar permainan modern.
Sementara itu, Dzikry Lazuardi merupakan sosok analis permainan yang cukup disegani di sepak bola nasional.
Baca Juga: Cerita Kiper Keturunan Indonesia di Belanda, Ibadah dan Karier Berjalan Beriringan
Ia dikenal sebagai kepala analisis Persija Jakarta dengan reputasi tajam dalam membaca taktik lawan.
Masuknya Dzikry memberi dimensi baru dalam pengembangan strategi dan evaluasi pertandingan Timnas Indonesia.
Kombinasi peran Sofie dan Dzikry membuat struktur staf kepelatihan Herdman semakin komplet.
Ketua BTN Sumardji menegaskan bahwa keterlibatan pelatih lokal sudah menjadi komitmen sejak awal negosiasi.
Menurutnya, John Herdman sepakat memberikan ruang besar bagi asisten lokal dalam proses pengambilan keputusan.
Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mempermudah adaptasi filosofi kepelatihan di lingkungan Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil