Suara.com - Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi kembali mengomentari terkait kepindahan Evan Dimas dan Ilham Udin Armyn ke Malaysia bersama Selangor FA. Bagi Edy, pesepakbola merupakan seorang pejuang.
Sebagaimana diketahui, tim nasional Indonesia akan memasuki masa sibuk pada tahun 2018. Banyak event yang bakal dijalani oleh tim asuhan Luis Milla Aspas.
Evan dan Ilham merupakan dua punggawa timnas Indonesia. Keduanya bakal disiapkan untuk Asian Games 2018. Bagi Edy kedua pemain tersebut sangatlah penting.
"Itu lah dia pesepakbola adalah pejuang, bukan hanya mencari uang, tapi anak bangsa yang membela negaranya. Saat ini di 2018, ada sembilan even persepakbolaan. Spaso aja kita tarik, kita kekurangan pesepakbola. Ini malah pemain kita keluar," keta Edy di sela acara Awarding Night Liga 1 2017, di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (22/12/2017).
"Kalau karena alasan uang, saya tidak sependapat, karena nilai-nilai bangsa ini bukan uang. Siapapun dia, termasuk wartawan, dipanggil negara, harus kembali," jelasnya.
Memang, kepindahan Evan dan Ilham ke Malaysia menjadi polemik di Tanah Air. Padahal, kedua pemain tersebut sudah mengikat kontrak bersama dengan Selangor FA.
Berita Terkait
-
Dulu Bintang, Beberapa Pemain Timnas Indonesia U-19 Era Evan Dimas Kini Jauh dari Sepak Bola
-
Evan Dimas Meriahkan Festival Sepak Bola Rakyat Coca Cola di Labuan Bajo
-
Tukang Jagal Evan Dimas di SEA Games 2019 Alami Nasib Miris, Kondisinya Bikin Elus Dada
-
Cerita Heimir Hallgrimsson Pernah Soroti Gelandang Timnas Indonesia
-
5 Transfer Pemain yang Tak Pernah Diduga Tapi Terjadi di Indonesia
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber
-
Pilihan Mobil Listrik Harga di Bawah Rp 200 Juta yang Dipasarkan di Indonesia
-
Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak
-
'Kami Tak Akan Hilangkan Nilai Tradisional', Komitmen Warga Sade Bangkit dari Puing Kebakaran
-
Industri Kecantikan Lokal Terus Tumbuh, Inovasi Brand Lokal Makin Tak Terbendung
-
Daftar 6 Perusahaan Sampah yang Baru Disanksi DKI Jakarta, Total 11 Jasa Angkutan Kena
-
Nasaruddin Umar Tak Ikut Bursa Ketum PBNU, Pengamat: Momentum Jaga Independensi NU
-
Testimoni Pakar: Benarkah Kijang Innova Zenix Hybrid Mobil Keluarga Impian yang Sempurna?
-
Dari Hackathon ke Industri, Ericsson dan Komdigi Bangun Jalur Baru bagi Inovasi 5G dan AI
-
Rampung Disusun Pemerintah, Ini Batasan Kewarganegaraan Ganda Terbatas yang Segera Dibahas DPR