-
Heimir Hallgrimsson pernah mewaspadai Evan Dimas saat melatih Islandia melawan Indonesia pada 2018.
-
Hallgrimsson memuji potensi besar sepak bola Indonesia meski timnya menang 4-1.
-
Kini Evan Dimas tanpa klub, sementara Hallgrimsson dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Indonesia.
Suara.com - Di tengah derasnya rumor yang mengaitkan Heimir Hallgrimsson dengan kursi pelatih Timnas Indonesia, terungkap sebuah fakta menarik dari masa lalu.
Jauh sebelum menjadi kandidat, pelatih asal Islandia ini ternyata sudah pernah melakukan analisis mendalam terhadap kekuatan skuad Garuda dan secara spesifik menunjuk satu nama yang ia waspadai: Evan Dimas.
Kisah ini berawal dari lawatannya ke Indonesia pada medio Januari 2018. Hallgrimsson, yang saat itu menukangi Timnas Islandia, membawa pasukannya untuk dua laga uji coba.
Setelah membantai Indonesia Selection 6-0, mereka berhadapan dengan Timnas Indonesia asuhan Luis Milla di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Meskipun Islandia akhirnya menang telak 4-1, Hallgrimsson mengungkapkan bahwa sebelum pertandingan, hasil analisis video timnya menyoroti satu pemain yang dianggap bisa menjadi ancaman serius.
“Saya jujur tidak menganalisa pertandingan ini dari sisi Indonesia. Tapi, kami sudah melihat dari video sebelumnya," ucap Heimir Hallgrimsson.
"Kami mewaspadai nomor 6 (Evan Dimas) tapi saya tidak melihat ada yang menonjol dari nomor 6 karena mungkin dia tidak mendapat menit bermain yang cukup tapi bagi saya, Indonesia adalah tim yang sangat baik dari segi individual. Apalagi Indonesia merupakan negara besar, saya yakin sepakbola Indonesia akan berkembang lebih cepat daripada yang dibayangkan,” sambungnya.
Pengakuan ini menjadi bukti bahwa Hallgrimsson tidak memandang remeh Indonesia. Ia bahkan sudah melakukan pekerjaan rumahnya dengan mengidentifikasi motor serangan tim saat itu.
Sayangnya dalam laga tersebut Evan Dimas hanya bermain sekitar 33 menit sehingga gagal menunjukkan potensi maksimalnya.
Baca Juga: Heimir Hallgrimsson: Timnas Indonesia Akan Berkembang Lebih Cepat Daripada yang Dibayangkan
Ironisnya tujuh tahun setelah mendapat pengakuan dari pelatih kelas dunia tersebut, karier Evan Dimas kini justru meredup.
Mantan pilar tim Merah Putih dengan 43 caps dan 11 gol ini bahkan dilaporkan tanpa klub setelah dilepas Persik Kediri pada awal 2025.
Meski begitu, kewaspadaan Hallgrimsson di masa lalu dan optimismenya terhadap sepak bola Indonesia menjadi catatan menarik.
“Kami tahu fans sepakbola di Indonesia sangat luar biasa. Maka dari itu kami mengucapkan semoga berhasil untuk Indonesia. Sampai bertemu di Piala Dunia,” tutup eks juru taktik Timnas Jamaika ini.
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan di Dorking Wanderers FC: Kalau Ada Rezeki di Timnas Indonesia U-17, Saya Datang
-
Timur Kapadze: Rezeki Saya Latih Timnas Indonesia
-
Dear Erick Thohir, PSSI Harus Cepat Timur Kapadze Diminati Tim Turki dan China
-
Pemain Cadangan Timnas Indonesia U-22 Diminta Tak Kembali ke Klub Sampai SEA Games 2025
-
Pemain Keturunan Ini Batal Bela Garuda meski Sempat Tampil di Timnas Indonesia U-20
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci