Suara.com - Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mendakwa Manajer Arsenal Arsene Wenger, Selasa (2/1/2018), atas komentarnya pada perangkat pertandingan setelah timnya imbang 1-1 dengan West Bromwich Albion pada malam tahun baru.
"Ini atas dugaan bahasa dia dan/atau tingkah lakunya di ruang ganti perangkat pertandingan setelah pertandingan yang kasar dan/atau mempertanyakan intergritas wasit yang memimpin pertandingan," kata FA dalam pernyataannya.
Wenger sendiri memiliki waktu hingga hari Jumat untuk menanggapi dakwaan tersebut.
Wenger telah mendapat larangan empat pertandingan karena melakukan pelanggaran pada Januari lalu karena mendorong perangkat pertandingan keempat setelah timnya menang 2-1 atas Burnley, dan kini dia beresiko mendapatkan skorsing lain karena kemarahan terakhirnya.
Pada pertandingan hari Minggu itu, Wenger melampaui rekor manajer Manchester United Alex Ferguson di Premier League dengan menjalani pertandingan ke-811 dalam satu tim, namun hal itu jadi negatif akibat perbuatannya.
Dalam pertandingan tersebut, wasit Dean memberikan penalti di menit 89 setelah Calum Chambers dianggap melakukan pelanggaran di area 12 pas. Jay Rodriguez yang menjadi eksekutor berhasil memupuskan kemenangan Arsenal yang memancing reaksi kemarahan.
Setelah itu, Wenger, yang membawa timnya pada tahun 2017 finis di tempat kelima, diajak bicara oleh Dean.
Selepas pertandingan, Wenger menyayangkan keputusan wasit tersebut.
"Saya berjuang bertahun-tahun yang lalu agar wasit menjadi profesional, tapi sayangnya level mereka tidak naik. Sulit untuk menerima ini," kata sang manajer kepada Sky Sports setelah pertandingan. (Antara)
Berita Terkait
-
Wonderkid Arsenal Keturunan Indonesia Bikin Hattrick, Bakal Dilirik John Herdman?
-
Update Klasemen Liga Inggris Usai Manchester United Menang Dramatis 3-2 di Old Trafford
-
Eks Manchester City Ikuti Jejak Maarten Paes Gabung Ajax Amsterdam
-
Ngamuk! Arsenal Bantai Leeds United 4-0, Perlebar Jarak di Puncak Klasemen
-
Pertaruhan Nasib Mikel Arteta di Arsenal, Raih Gelar Liga Inggris atau Dipecat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
-
Manchester United Butuh 'Paul Scholes Baru' di Bursa Transfer Musim Panas
-
Australia Bakal Mati-matian Pertahankan Luke Vickery dari Rayuan John Herdman
-
Putra Legenda Liverpool, Beau Redknapp Resmi Debut di Brentford U-21
-
Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
-
Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Detik-detik John Herdman Dapat Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Aksi Kevin Diks dan Dean James jadi Sorotan