Suara.com - Setelah setengah musim berlalu, Barcelona akhirnya menelan kekalahan pertama mereka. Menghadapi Espanyol di leg pertama babak perempat final Copa del Rey atau Piala Raja, tim besutan Ernesto Valverde kalah tipis satu nol.
Dalam pertandingan yang digelar di RCDE Stadium, Barcelona mampu mendominasi laga dengan penguasaan bola sebesar 68 persen. Peluang terbaik pun di dapat Barcelona lewat titik penalti di menit 62. Akan tetapi peluang tersebut kandas setelah eksekusi penalti Lionel Messi dibendung oleh Diego Lopez.
Gol tunggal kemenangan Espanyol sendiri tercipta di menit 88. Menyambut assist Marc Navarro, Oscar Melendo keluar sebagai pahlawan kemenangan.
Usai laga berakhir, Valverde tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Valverde tampaknya tidak puas dengan strategi bertahan yang diterapkan pelatih Espanyol, Quique Flores.
"Terlepas dari kegagalan strategi, terkadang kami lebih menderita akibat atmosfer pertandingan," kata Valverde.
"Strategi mereka adalah duduk manis dan menunggu. Menutup semua ruang di lini pertahanan. Sulit bagi kami, meski kami menguasai permainan," jelasnya.
"Kami kurang beruntung memanfaatkan peluang. Penyelamatan penalti membuat fans (Espanyol) semakin bersemangat. Espanyol pun akhirnya mencetak gol," tambahnya.
Menyusul kekalahan ini, Barcelona wajib memetik kemenangan dengan selisih minimal dua gol atas Espanyol di leg kedua untuk bisa melaju ke babak semifinal Copa Del Rey.
Berita Terkait
-
Pemain Bosnia 18 Tahun Kerim Alajbegovic Sukses Lewati Rekor Messi di Piala Dunia
-
Jawaban Cristiano Ronaldo Ditanya Soal Lionel Messi di Piala Dunia 2026
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey