Suara.com - Persiba Balikpapan mengharapkan kedatangan mantan penyerang Tim Nasional U-19 dan Semen Padang Muchlis Hadi Ning Syaifullah untuk mengikuti seleksi bersama tim yang sedang menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta.
Informasi yang diperoleh di Balikpapan, Jumat (2/2/2018), menyebut, selain Muchlis Hadi, tim "Beruang Madu" juga menunggu kehadiran mantan penyerang Barito Putera Qischil Gandrum Minn dan striker PSCS Cilacap Imam Witoyo.
Sementara ini, sudah bergabung mantan penjaga gawang Persipura Jayapura Caitanus Ohoilulin, bek kiri Barito Putra dan PSM Makassar Fathurrahman, gelandang Budiwana, dan striker Persepam Madura Dimas Galih.
Kedatangan para pemain itu membuat Persiba Balikpapan sudah memiliki pemain di semua posisi.
"Kami akan pantau terus mereka selama bersama tim. Kami juga akan lihat kualitas mereka, baik dalam latihan maupun pertandingan uji coba," kata pelatih Persiba Wanderley Junior.
Pelatih berdarah Brazil ini berharap segera menemukan pemain yang tepat untuk timnya. Dari musim sebelumnya, tim Beruang Madu mempertahankan lima pemain, yaitu Frengky Turnando, Bryan Cesar Ramadhan, Jimmy Lakengke, Tedi Hasanuddin, dan Siswanto.
Selama pemusatan latihan di Yogyakarta, Persiba Balikpapan akan beruji tanding dengan PSIS Semarang, Persibat Batang, dan PSIM Selection Yogyakarta.
PSIS adalah tim legendaris yang baru kembali ke kancah tertinggi sepak bola tanah air setelah sukses di Liga 2 musim 2017. Persibat Batang mencapai semifinal pada Liga 2 dan PSIM Yogyakarta adalah tim yang disegani sejak masih kompetisi perserikatan.
Uji tanding dimulai lawan Persibat di kandangnya Stadion Mohammad Sarengat di Batang tanggal 4 Februari, lalu kembali ke Bantul, Yogyakarta guna menghadapi PSIM di Stadion Sultan Agung pada 7 Februari, dan ditutup dengan menghadapi PSIS Semarang di Magelang pada 10 Februari.
"Jadi, intensitasnya makin berat dan kita akan lihat kemampuan pemain yang sesungguhnya," ujar Wanderley. (Antara)
Berita Terkait
-
Tanpa Matthew Baker dan Mierza? Bongkar Alasan Dua Pilar Utama Absen di Timnas U-19 Jelang AFF 2026!
-
Dijamu Persiba, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Positif dan Intip Peluang ke Papan Atas
-
Indra Sjafri dan Perjalanan Pengabdian 14 Tahun untuk Tanah Air yang Berakhir Antiklimaks
-
AFF Womens Championship U-19 2025: Indonesia Tergabung di Grup Neraka
-
Bisnis Narkoba Eks Bos Persiba Balikpapan, Koleksi Mobil Mewah Catur Adi dari Mustang GT hingga Alphard Disita Polisi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat