Suara.com - Pelatih tim nasional U-16 Fakhri Husaini melakukan percobaan dengan mengubah posisi beberapa pemainnya demi memaksimalkan peran mereka di tim.
Dikutip dari laman resmi PSSI, Jakarta, Minggu (25/2/2018), beberapa pemain yang dirotasi posisinya oleh Fakhri adalah Rendy Juliansyah, Fadillah Nur Rahman dan Amiruddin Bagas.
"Di tim yang saya latih ini, saya mencari pemain yang bisa dan mampu bermain di dua posisi berbeda serta berlainan karena ini tuntutan sepak bola modern. Pemain juga harus mengeksplorasi kemampuan dirinya sendiri. Saya yakin bahwa setiap individu pasti memiliki kelebihan," ujar Fakhri.
Rendy, yang aslinya seorang "striker", digeser ke posisi gelandang serang. Di sana, Fakhri menugaskannya untuk membuka ruang dan memberikan umpan pada rekannya, bukan sekadar mencetak gol.
"Saya tidak mempersalahkan mau bermain diposisi apa, selama bisa membawa tim ini meraih kemenangan dan bisa mencetak gol, kenapa tidak?" kata Rendy.
Sementara gelandang bertahan timnas U-16 Fadillah Nur Rahman dicoba untuk mengemban tugas sebagai bek.
Meski sedikit canggung di awal, Fadillah menyebut dirinya bisa beradaptasi dengan dukungan dari pelatih dan rekan-rekannya.
"Tugas saya menjadi lebih mudah karena hanya fokus di lini pertahanan saja. Sama seperti yang biasa saya lakukan di tim bahwa tidak akan ada pemain lawan dibiarkan masuk ke daerah saya," tutur dia.
Untuk Amiruddin Bagas, dirinya bertukar peran dengan kembarannya Amiruddin Bagus. Bagas yang pemain depan mengisi posisi bek kanan yang biasa diisi Bagus, sementara Bagus sebaliknya.
"Bagi saya itu tidak masalah. Mungkin pelatih melihat saya lebih pas di posisi itu," kata Bagas.
Selain nama-nama itu, Fakhri juga mencoba menukar posisi pemain lain seperti Salman Alfarid dan Andre Oktaviansyah yang sebelumnya pemain sayap menjadi gelandang bertahan.
Adapun saat ini tim nasional U-16 sedang menjalani pemusatan latihan (TC) kedua pada tahun 2018 di Stadion Atang Sutrisna, kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, 20 Februari-5 Maret 2018.
TC itu digelar sebagai persiapan menuju Turnamen Jenesys ("The Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youth"), Jepang, 6-15 Maret 2018, yang diikuti tuan rumah Jepang dan 11 negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Pada 2018, tim nasional U-16 akan menjalani beberapa turnamen penting, seperti Piala AFF U-16 2018 pada 30 Juli-1 Agustus 2018 di mana Indonesia sebagai tuan rumah dan yang terakhir Piala AFC U-16 2018 di Malaysia pada 20-30 September 2018. (Antara)
Berita Terkait
-
Jalan Menuju Timnas U-16, Putri Surakarta Dampingi Scorpion FC ke HSL Nasional!
-
Meski Sekarang Asing Sentris, Ternyata Ada 5 Pelatih Lokal yang Sukses Tukangi Timnas Indonesia
-
2 Pelatih Lokal Sebelum Nova Arianto yang Bawa Timnas Indonesia Gacor di Piala Asia U-17
-
Beri Selamat untuk Timnas Indonesia U-17, Fakhri Husaini Singgung Pemain Naturalisasi?
-
Prestasi Fakhri Husaini, Sebut Lolos Piala Dunia U-17 Sekarang Lebih Mudah daripada Zamannya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga