Suara.com - Pelatih tim nasional (Timnas) U-16 Indonesia Fakhri Husaini mengatakan masih ingin melakukan seleksi pemain, jelang bergulirnya Piala Asia U-16 pada 20 September-7 Oktober 2018 di Malaysia. Sebab, di ajang tersebut Fakhri ingin adanya skuat terbaik timnas Indonesia.
Di Piala Asia mendatang, dibutuhkan sekitar 20-24 pemain untuk ikut serta. Mengingat persaingan yang bakal ketat, Fakhri ingin kualitas pemain-pemainnya sama rata satu sama lain.
"Saya akan gunakan waktu sekitar enam bulan untuk coba pantau pemain-pemain lain untuk diberi kesempatan seleksi. Karena untuk tampil di Piala Asia saya butuh 20-24 pemain yang sama kualitasnya," kata Fakhri di lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, Jakarta, Jumat (2/3/2018).
Lebih jauh, Fakhri mengaku sudah mempunyai kerangka tim. Sebanyak 14 pemain yang merupakan pemain inti jadi skuat utama tim berjuluk Garuda Asia.
Namun, mantan pelatih Persela Lamongan itu enggan bergantung kepada 14 pemain tersebut. Oleh karena itu pihaknya mencari pemain lain yang kualitasnya sama rata.
"Kerangka tim saya sudah punya, ada sekitar 14 pemain. Tentu saya tak bisa menggantungkan nasib dengan ke-14 pemain ini. Saya berharap waktu yang ada bisa dimanfaatkan untuk tambahan yang lain," pungkas Fakhri.
Berita Terkait
-
Jalan Menuju Timnas U-16, Putri Surakarta Dampingi Scorpion FC ke HSL Nasional!
-
Meski Sekarang Asing Sentris, Ternyata Ada 5 Pelatih Lokal yang Sukses Tukangi Timnas Indonesia
-
2 Pelatih Lokal Sebelum Nova Arianto yang Bawa Timnas Indonesia Gacor di Piala Asia U-17
-
Beri Selamat untuk Timnas Indonesia U-17, Fakhri Husaini Singgung Pemain Naturalisasi?
-
Prestasi Fakhri Husaini, Sebut Lolos Piala Dunia U-17 Sekarang Lebih Mudah daripada Zamannya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga