Suara.com - Liverpool harus menelan pil pahit di laga pekan ke-30 Liga Inggris 2017/2018, Sabtu (10/3/2018) malam WIB. Menjalani North-West Derby melawan Manchester United di Old Trafford, Liverpool tumbang 1-2.
Marcus Rashford jadi mimpi buruk bagi Liverpool dengan dua golnya bagi MU. Attacker berusia 20 tahun itu mencetak brace hanya dalam rentang waktu 10 menit.
Rashford membawa MU unggul di menit 14 lewat sepakan terukurnya memanfaatkan flick Romelu Lukaku. Dan lewat sebuah skema yang hampir mirip, Rashford kembali membobol gawang Liverpool kawalan Loris Karius di menit 24.
Liverpool sendiri hanya bisa membalas satu gol lewat gol bunuh diri Eric Bailly di menit 66. The Reds pun harus puas pulang dari lawatan ke Old Trafford dengan tangan hampa.
Dengan kekalahan ini, Liverpool pun tertahan di peringkat ketiga papan klasemen dan kini terpaut lima poin dari MU yang kokoh di peringkat kedua. Liverpool juga terancam disalip Tottenham Hotspur -yang kini menghuni posisi keempat, yang baru akan bermain nanti malam WIB menghadapi Bournemouth.
Meski situasinya kini tak terlalu ideal, manajer Liverpool, Jurgen Klopp ternyata belum menyerah untuk mengejar posisi runner-up di klasemen akhir Liga Inggris 2017/2018.
Klopp menyatakan timnya akan tetap bekerja keras meraih hasil positif pada delapan pertandingan tersisa di Liga Inggris musim ini, demi mencapai target tersebut.
"Kami tidak akan berhenti, kami tidak akan menyerah. Tentu ini penting bagi kami. Tapi kami tidak bisa berharap dan berkata, 'ayolah, beri kami peringkat kedua'. Kami harus menang untuk mendapatkannya. Kami akan bekerja keras di delapan laga sisa," kata Klopp seperti dilansir laman resmi Liverpool.
"Hari ini kami kalah dan sekarang (selisihnya) lima poin. Saya pikir mereka semua bermain melawan satu sama lain. Sepertinya MU tidak akan memenangi semua laga dengan skor 5-0, mungkin mereka akan kalah," celotehnya.
Baca Juga: Borong 2 Gol MU ke Gawang Liverpool, Ini Komentar Rashford
"Jadi ketika mereka terpeleset, kami harus mengambil keuntungan. Kami harus memenangi pertandingan kami. Kami melawan Watford di laga berikutnya dan kami harus menang," seru juru taktik berkebangsaan Jerman itu."Apakah kami ada di bawah tekanan? Kami tertekan ketika unggul lima angka, juga ketika kami tertinggal dua angka. Kami terus berada di bawah tekanan, begitulah hidup kami. Kami harus menang," tegasnya.
Berita Terkait
-
Tampil Memukau Lawan Timnas Brasil, Liverpool Buru Tanda-tangan Ayyoub Bouaddi?
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Wataru Endo Mundur dari Jepang, Rekan Setim Kevin Diks Jadi Penggantinya
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026