Suara.com - Bayern Munich melenggang ke perempatfinal Liga Champions 2017/2018 usai menyingkirkan raksasa Turki, Besiktas dengan agregat 8-1! Pelatih Bayern, Jupp Heynckes pun mengakui jika pasukannya memang jauh lebih superior ketimbang juara Liga Turki musim lalu tersebut.
Bayern menekuk Besiktas 3-1 pada leg kedua babak 16 besar di Vodafone Stadyumu dini hari tadi. Kemenangan ini pun menegaskan superioritas mereka atas sang lawan, usai menang besar 5-0 pada leg pertama di Allianz Arena.
Di laga dini hari tadi, Bayern sempat memimpin dua bola lewat gol Thiago Alcantara di menit 18 dan bunuh diri Gokhan Gonul di awal babak kedua.
Keunggulan tersebut justru membuat Bayern sedikit lengah karena mereka kemudian unggul agregat 7-0, hingga membuat Besiktas asuhan Senol Gunes mampu memperkecil skor melalui sontekan Vagner Love.
Sandro Wagner lantas mencatatakan namanya di papan skor jelang bubaran dan membuat Bayern unggul 3-1. Kekalahan dari Bayern sekaligus menjadi kekalahan perdana Besiktas di kandang sendiri di pentas Liga Champions musim ini.
"Ini adalah hasil yang meyakinkan. Besiktas belum pernah kalah di sini di Liga Champions musim ini, jadi ini tidak mudah. Tapi memang benar kalau kami memang jauh lebih superior ketimbang mereka dalam dua leg. Itu fakta yang harus diakui," celoteh Heynckes seperti dimuat laman resmi UEFA.
"Kami mencetak gol di waktu yang tepat dan membuka agregat 7-0. Adalah hal yang normal ketika kami sedikit mengendur," sambung pelatih gaek asal Jerman itu.
"Sebelum laga saya sempat tekankan bahwa kami harus tetap disiplin dan tidak boleh membiarkan diri terprovokasi permainan fisik lawan. Itu adalah satu-satunya hal negatif hari ini, di mana kami menerima banyak kartu kuning," ucap Heynckes."Fase 16 besar, namun fase selanjutnya hingga final ada di level yang berbeda lagi. Semua tim yang ada di delapan besar adalah tim berkualitas yang harus diwaspadai," tukasnya.
Baca Juga: Rini Perintahkan BUMN Karya Lebih Hati-hati Saat Konstruksi
Berita Terkait
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Prediksi Peluang Arsenal untuk Juara Liga Champions Lebih Besar dari PSG
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati