Suara.com - Sepak bola Jerman perlu melakukan reformasi besar-besaran agar tetap kompetitif secara global, kata manajer tim juara dunia itu Oliver Bierhoff pada Rabu (21/3/2018) menjelang pertandingan persahabatan mereka melawan Spanyol pekan ini.
Bersama dengan Piala Dunia yang mereka menangkan pada 2014, Jerman juga sukses di Piala Konfederasi tahun lalu dan Piala Eropa U-21. Bagaimanapun, Bierhoff mengatakan sejumlah perubahan perlu dilakukan untuk tetap bertahan di puncak.
"Saya yakin pekerjaan yang bagus telah dilakukan di sepak bola Jerman, kami merupakan pemenang Piala Konfederasi, juara (Piala) Eropa U-21, namun kami tidak dapat hanya melihat kepada generasi ini," kata Bierhoff kepada para pewarta.
"Kami harus melihat kepada perkembangan. Anda tidak harus menjadi ahli untuk melihat bahwa kami perlu mengambil langkah besar selanjutnya. Kami perlu untuk mengambil langkah besar bersama-sama."
"Kami harus mampu bereaksi lebih cepat terhadap sejumlah hal. Kami harus memberi informasi, panduan, dan petunjuk kepada para pelatih untuk bereaksi terhadap beberapa hal khusus."
Komentar-komentar Bierhoff terlontar setelah pelatih timnas Jerman Joachim Loew mengatakan klub-klub Liga Jerman mengajari para pemain untuk membuang bola dengan cepat dan bukan apa yang harus mereka lakukan saat menguasai bola. Ia memperingatkan bahwa hal itu dapat mempengaruhi prospek-prospek masa depan negara itu saat negara-negara lain berupaya mengejar.
Jerman, juara Piala Dunia sebanyak empat kali, merombak sistem latihan pemain muda setelah hasil mengecewakan pada Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.
Sekitar 80 juta euro per tahun dikucurkan kepada pusat-pusat pelatihan pemain muda milik klub-klub Liga Jerman, ketika generasi pemain-pemain baru yang bagus sedang dibentuk.
Hasilnya Jerman mencapai final atau semifinal pada enam turnamen terakhir secara berturut-turut.
Baca Juga: Catat "Clean Sheet", Awan: Kado Istimewa buat Saya
"Ada banyak pekerjaan terkait membuang bola, banyak sistem, semua orang mengetahui di dalam hatinya namun mungkin kami sedikit mengabaikan aspek individual," kata Bierhoff.
"Penting untuk berinvestasi pada sepak bola dan bukan hanya pada transfer-transfer."
Jerman, yang akan bermain melawan Brazil empat hari setelah pertandingan Jumat (23/3/2018) dengan Spanyol, menghuni Grup F pada Piala Dunia di Rusia, bersama dengan Meksiko, Korea Selatan, dan Swedia. (Antara)
Berita Terkait
-
Rumor Panas! Jurgen Klopp Latih Real Madrid atau Timnas Jerman? Bos Red Bull Buka Suara
-
Satu Alasan Bikin Laurin Ulrich Ragu Bela Timnas Indonesia
-
Timnas Jerman Krisis Kiper, Manuel Neuer Comeback di Piala Dunia 2026?
-
Gaji 5 Kali Lipat Tak Cukup, Pemain dengan 8 Caps Timnas Jerman Tolak Pinangan Persija
-
Jerman Pertimbangkan Boikot Piala Dunia 2026 Imbas Ancaman Donald Trump soal Greenland
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini
-
Ricuh Copa Del Rey! Polisi Dituding Membiarkan Bus Atletico Madrid Diserang Ultras Barcelona
-
Persija Buka Suara Dituding Berbuat Macam-macam, Panpel Bantah Diskriminasi ke Borneo FC
-
Akhirnya Mauro Zijlstra Tumbang
-
Cerita Pemain Keturunan Bikin Cristiano Ronaldo Naik Pitam Gegara Hal Sepele
-
Prediksi Timnas Indonesia Bakal Main di Stadion Mana di Piala Asia 2027
-
Buntut Kekalahan Memalukan Liverpool, Arne Slot Didesak Tendang Cody Gakpo
-
Bung Ropan Puji Kualitas Jay Idzes yang Tak Tergantikan di Italia Sebelum Bela Timnas Indonesia