Suara.com - Kejadian unik terjadi di laga Mainz 05 kontra Freiburg, Selasa (17/4/2018). Para pemain yang sudah memasuki kamar ganti di waktu turun minum, dipanggil kembali untuk masuk lapangan menyusul keputusan wasit memberikan hukuman penalti bagi Mainz.
Wasit Guido Winkmann, yang juga sedang menuju terowongan sebelum intervensi Video Asisten Wasit (VAR), meminta para pemain untuk kembali sehingga pemain Mainz, Pablo De Blasis dapat mengeksekusi dan sukses mengonversi penalti.
Penalti itu sendiri diberikan menyusul handball Marc-Oliver Kempf. Saat kejadian wasit tidak melihat. Namun setelah dilihat ulang melalui rekaman saat turun minum, wasit pun mengubah keputusan.
Pelatih Freiburg Christian Streich, yang belakangan diusir keluar lapangan karena berselisih paham, berada di tepi lapangan dan memegangi kepalanya karena tidak percaya setelah diminta untuk mengarahkan kembali para pemainnya masuk lapangan.
Kempf, yang membuat timnya dihukum penalti, digantikan saat turun minum.
Terdapat penundaan sepuluh menit sebelum dimulainya babak kedua, ketika sejumlah penggemar melemparkan ribuan gulungan tisu ke dalam lapangan sebagai bentuk protes.
De Blasis kemudian menambahi gol kedua untuk tuan rumah pada fase akhir pertandingan menyusul kesalahan yang dilakukan kiper Freiburg Alexander Schwolow.
Mainz naik ke peringkat ke-15 dengan keunggulan selisih gol atas Freiburg, yang turun ke peringkat ke-16, spot playoff degradasi.
Sistem VAR digunakan di Liga Jerman sejak awal musim ini. Seiring dengan waktu, pengunaan sistem tersebut ternyata kerap memicu kontroversi. (Antara)
Baca Juga: KPU Minta Kemendagri Urus 6,7 Juta Warga yang Tak Punya e-KTP
Berita Terkait
-
Doyan Drama dan Provokatif, Rizky Ridho Kasih Peringatan buat Pemain Vietnam
-
Kok Aneh? Laga Vietnam vs Singapura Gunakan VAR tapi Wasit Tak Datang ke Stadion
-
Benarkah Argentina Diuntungkan VAR? Data Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan
-
Hossam Hassan Ngamuk Mesir Dicurangi, Ada Skenario FIFA Untuk Messi?
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Takaran Sunscreen 2 Ruas Jari Berlaku untuk Semua Tekstur atau Tidak? Ini Kata Dokter
-
Skor PISA RI di Bawah Vietnam, Prabowo: Terima Sebagai Koreksi, Tapi Kita Jangan Terlalu Takut
-
Panduan Memilih Baterai Terbaik dengan Teknologi Double Child Guard dari Panasonic
-
Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya
-
Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang
-
Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan
-
Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia
-
Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat