Suara.com - Partai seru akan tersaji di Emirates Stadium dini hari nanti. Final kepagian di Liga Europa 2017/2018 terjadi di babak semifinal, Arsenal akan menjamu Atletico Madrid pada leg pertama, Jumat (27/4/2018) dini hari WIB.
Berikut lima fakta menarik jelang laga kedua tim:
1. Ini akan menjadi pertemuan pertama Arsenal dan Atletico di kompetisi Eropa. Laga dini hari nanti juga akan jadi laga kandang ke-102 sekaligus laga pamungkas Arsenal di ajang Eropa bersama manajer Arsene Wenger.
2. Rekor kandang Arsenal melawan klub-klub Spanyol adalah Menang 8, Seri 3 dan Kalah 3. Sementara itu, terakhir kali Arsenal berhadapan dengan klub Spanyol adalah melawan Barcelona di fase perdelapan final Liga Champions 2015/2016. Arsenal dipermalukan dengan agregat 1-5.
3. Rekor kandang Arsenal di Liga Europa musim ini adalah kalah sekali Menang 4, Seri 1 dan Kalah 1. Arsenal juga merupakan tim tersubur di Liga Europa 2017/2018 sejauh ini dengan catatan 29 gol.
4. Rekor tandang Atletico Madrid -yang merupakan juara Liga Europa 2010 dan 2012- melawan klub-klub Inggris di kompetisi Eropa adalah Menang 2, Seri 6 dan Kalah 4. Di musim ini, Atletico sendiri sudah pernah menghadapi klub Inggris, yakni Chelsea di fase grup Liga Champions (kalah 1-2 di kandang dan bermain imbang 1-1 saat tandang).
5. Atletico selalu imbang dalam tiga laga tandangn mereka di fase grup Liga Champions musim ini. Terbuang ke Liga Europa, Atletico menang 4-1 saat tandang ke markas FC Copenhagen, menang 5-1 di kandang Lokomotiv Moscow serta kalah 0-1 di markas Sporting CP.
6. Penyerang Atletico, Diego Costa, tercatat tampil di 89 pertandingan Liga Inggris saat berkostum Chelsea pada 2014-2017, dengan torehan 52 gol. Costa telah menghadapi Arsenal sebanyak lima kali di liga domestik, mencetak dua gol. Ia juga mencetak gol ke gawang The Gunners dalam penampilan pamungkasnya untuk Chelsea, yakni di final Piala FA musim lalu, meski Arsenal akhirnya keluar sebagai juara usai menang 2-1.
Baca Juga: Ditangkap, Rendra Hina Nabi Muhammad SAW Seperti Ini
Berita Terkait
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota