Suara.com - Tak ada yang menyangkal Mohamed Salah memang tampil fenomenal bersama Liverpool musim ini, yang merupakan musim pertamanya berkostum The Reds. Meski demikian, winger internasional Mesir itu melempem di tiga laga terakhir Liverpool. Sang manajer, Jurgen Klopp pun angkat bicara terkait grafik menurun Salah ini.
Salah total telah mengemas 43 gol dari 50 laga yang telah dilakoninya di semua kompetisi di musim 2017/2018. Meski demikian, di tiga terakhirnya, juga di semua ajang, pemain berusia 25 tahun itu gagal menyumbangkan gol ataupun assist untuk Liverpool.
Yang paling anyar, Salah berhasil dimatikan ketika Liverpool takluk 0-1 dari Chelsea, yang merupakan mantan klub sang winger, pada lanjutan Liga Inggris 2017/2018 di Stamford Bridge, Minggu (6/5/2018) malam WIB. Gol tunggal Chelsea dicetak Olivier Giroud.
Klopp sendiri rupanya tak terlalu ambil pusing terkait menurunnya performa Salah ini. Manajer berpaspor Jerman itu mengaku maklum jika sang bintang tampil tak sesuai ekspektasi di beberapa kesempatan.
"Sungguh-sungguh normal bagi seorang attacker untuk mengalami hal seperti ini. Normalnya, ia bisa (tampil bagus) melawan tim yang sangat mengandalkan fisik, tapi kali ini (melawan Chelsea) ia tak berbuat cukup baik," tutur Klopp kepada BBC Sport.
Tak hanya tampil buruk di Stamford Bridge, Salah juga sempat mengundang kontroversi ketika ia melakukan diving, sesuatu yang rasanya tak pernah ia lakukan di hampir sepanjang musim ini.
"Itu adalah diving, atau ia memang (sengaja) ingin melakukan kontak. Itu tidak benar, ia bisa melakukan yang jauh lebih baik dari itu," tegur manajer berusia 50 tahun itu.
Berita Terkait
-
Chelsea Gigit Jari! Liverpool Amankan Bek Muda Terpanas Eropa Senilai Rp1,26 Triliun
-
Liverpool Ingin Rekrut Lutsharel Geertruid, Negosiasi sedang Berlangsung
-
Deretan Fakta Menarik saat Liverpool Gulung Newcastle 4-1: Comeback The Reds, Rekor Salah Pecah
-
Update Klasemen Liga Inggris Usai Manchester United Menang Dramatis 3-2 di Old Trafford
-
Hapus Kebingungan Era Amorim, Taktik Sederhana Carrick Bawa Manchester United Menang Beruntun
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
-
Manchester United Butuh 'Paul Scholes Baru' di Bursa Transfer Musim Panas
-
Australia Bakal Mati-matian Pertahankan Luke Vickery dari Rayuan John Herdman
-
Putra Legenda Liverpool, Beau Redknapp Resmi Debut di Brentford U-21
-
Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
-
Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Detik-detik John Herdman Dapat Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Aksi Kevin Diks dan Dean James jadi Sorotan