Suara.com - Tim nasional Indonesia U-23 rencananya akan melakoni tiga uji coba jelang bergulirnya Asian Games 2018 pada Agustus mendatang. Selain melawan Thailand pada 31 Mei dan 3 Juni 2018, Timnas U-23 juga akan menghadapi Korea Selatan. Pertandingan itu rencananya akan digelar pada 23 Juni.
Dua pertandingan uji coba kontra Thailand akan digelar di dua lokasi berbeda. Pertandingan 31 Mei akan berlangsung di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Yang kedua pada 3 Juni akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor. Begitu pula dengan laga persahabatan kontra Korea Selatan di minggu terakhir Juni.
Sebagaimana diketahui, Korsel merupakan salah satu tim terkuat di Asia. Menghadapi lawan berat seperti Korsel, Pelatih timnas Indonesia Luis Milla pun menyiapkan program latihan khusus.
Milla juga menyambut positif uji coba kontra Negeri Ginseng tersebut. Predikat Korsel sebagai juara bertahan Asian Games, dinilai Milla menjadikan laga nanti sangat penting bagi Garuda Muda jelang berlaga di Asian Games 2018.
“Uji coba melawan Korea Selatan sangat bagus untuk kami. Semua tahu, Korea Selatan tim raksasa Asia dan juara bertahan Asian Games. Ini akan menjadi modal yang bagus untuk skuat kami jelang Asian Games," kata Milla dalam rilis yang diterima suara.com.
"Melawan Korea Selatan juga momentum bagi saya melihat perkembangan pemain, apalagi saat itu sudah berdekatan dengan Asian Games. Kami juga terus mematangkan tim usai mengikuti turnamen PSSI Anniversary Cup dan uji coba melawan Thailand pada pekan depan,” tambahnya.
Sementara itu, tim Korea Selatan mulai melakukan persiapan sebelum datang ke Indonesia pada 28 Mei mendatang. Pelatih Korea Selatan, Kim Hak bum akan membawa 25 pemain, termasuk di dalamnya pemain yang membela klub Eropa ke Indonesia.
Baca Juga: Ajaib! Anak Sapi Berkepala Dua Lahir di Wonogiri
Pemain yang berkarier di Eropa yang akan dibawa seperti Paik Seung-ho (Girona/Spanyol), Lee Jin-hyun (FK Austria Wein/Austria), dan Seo Young-jae (Hamburg SV/Jerman). Sementara sisanya merupakan pemain yang berlaga bersama klub lokal di Liga Korea Selatan, K League 1.
Berita Terkait
-
Juara Bertahan, Pemimpin Klasemen, Kenapa John Herdman Cuma Panggil3Pemain Persib?
-
13 Tahun Lalu Bela Belanda, Kini Ezra Walian dan Calvin Verdonk Reuni di Timnas Indonesia
-
Teja Paku Alam Terabaikan Timnas Indonesia, Bukti Kokohnya Lini Belakang Persib?
-
John Herdman Realistis Soal Pemanggilan Pemain? Ini Analisa Pengamat
-
Marc Klok Ungkap Pentingnya FIFA Series 2026 untuk Timnas Indonesia
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran Selesai Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Juara Bertahan, Pemimpin Klasemen, Kenapa John Herdman Cuma Panggil3Pemain Persib?
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
13 Tahun Lalu Bela Belanda, Kini Ezra Walian dan Calvin Verdonk Reuni di Timnas Indonesia
-
Persib Pesta Gol ke Gawang Persik, Bojan Hodak Bongkar Faktor X Kemenangan Maung Bandung
-
Teja Paku Alam Terabaikan Timnas Indonesia, Bukti Kokohnya Lini Belakang Persib?
-
Hasil Super League: Persib Bantai Persik 3-0, Thom Haye Cetak Gol!
-
John Herdman Realistis Soal Pemanggilan Pemain? Ini Analisa Pengamat
-
Jadwal Latihan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Ada yang Kalah Saing, 4 Pemain Keturunan Era STY yang Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia
-
PSSI Miris Lihat Serangan Rasisme ke Mikael Tata dan Kakang Rudianto yang Mencoreng Fair Play Liga 1