Suara.com - Pemain bertahan tim nasional Cina Wang Shenchao dipastikan batal berlaga di Piala Asia tahun depan setelah dijatuhi sanksi oleh Asosiasi Sepak Bola Cina, CFA.
CFA menjatuhkan sanksi larangan bermain selama 12 bulan atau satu tahun kepada Wang. Hanya karena pemain berusia 29 tahun itu mengenakan kalung saat bertanding.
Wang mengenakan kalung saat membela timnas menghadapi Myanmar di laga persahabatan 26 Mei lalu. Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk Cina, Wang tertangkap kamera mengeluarkan kalung dari kaus kaki dan kemudian mengenakannya.
Tidak puas melarang Wang bermain selama satu tahun, CFA juga menjatuhkan denda kepada penggawa Shanghai SIPG itu. Cuma gara-gara kalung, Wang juga diharuskan membayar denda sebesar 20 ribu yuan atau lebih dari Rp 43 juta.
Dikutip dari Reuters, hukuman berat itu dijatuhkan kepada Wang karena dianggap telah melanggar peraturan yang sudah ditetapkan oleh FIFA dan IFAB.
Terlepas dari peraturan FIFA dan IFAB, sepak bola Cina memang dikenal memiliki peraturan ketat. Sebagaimana diketahui, Cina mengeluarkan aturan yang cukup menghebohkan di awal tahun 2018. Banyak aturan diberlakukan kepada para pemain, termasuk tidak boleh memiliki tato.
Berita Terkait
-
CFA Bersih-bersih Besar, Eks Ketua hingga Mantan Pelatih Timnas China Kena Larangan Seumur Hidup
-
Tak Hanya Juara, Timnas Futsal Indonesia Borong 4 Penghargaan di CFA International Tournament
-
Timnas Futsal Indonesia Juara CFA International Tournament Kalahkan Denmark di Final
-
Terima Suap Rp34 Miliar, Eks Ketum PSSI-nya Cina Dibui Seumur Hidup
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan