Suara.com - Piala Dunia 2018 akan digelar hari ini, Kamis (14/6/2018) malam WIB. Pertandingan pertama akan mempertemukan Timnas Rusia yang merupakan tim tuan rumah melawan Timnas Arab Saudi di Luzhniki Stadium, yang mana laga ini akan kick-off pada pukul 22.00 WIB.
Demam Piala Dunia yang menjangkit khalayak ramai pun dialami pula oleh Wakil Gubernur Jakarta, Sandiaga Uno. Pria yang akrab disapa Bang Sandi itu pun menyebut Rusia sebagai tuan rumah sudah menyiapkan diri secara baik.
Sandiaga sendiri tidak bisa memprediksi siapa yang keluar sebagai pemenang dari laga Rusia kontra Arab Saudi. Pasalnya, kata Sandiaga, dirinya tidak menjagokan Rusia ataupun Saudi.
"Rusia sebagai tuan rumah pasti sudah menyiapkan diri dengan baik dan kita harapkan pertandingannya menarik. Siapapun yang menang tentunya tidak menjadi favorit saya," ujar Sandiaga.
Meski demikian, Bang Sandi menilai Rusia bisa lolos ke babak selanjutnya. "Tapi saya lihat tuan rumah bisa terus masuk ke babak-babak selanjutnya. Itu bakal lebih menarik," kata dia.
Sandiaga pribadi memiliki tim jagoan sendiri yang berlaga di Piala Dunia 2018, yakni Jerman. Karenanya, ia berharap Die Mannschaft -julukan Timnas Jerman- bisa menjadi juara kembali tahun ini, mengulangi prestasi yang mereka rengkuh empat tahun silam di Brasil.
"Jerman selalu menjadi favorit saya dan mudah-mudahan tahun ini Jerman mempunyai skuat yang kuat, walaupun saya gak mengikuti secara detail, tapi kelihatannya kesiapannya juga bagus," ucap Sandiaga.
Tak hanya itu, Sandiaga memprediksi Jerman yang akan duel dengan Meksiko pada Minggu 17 Juni 2018, bakal memenangkan pertandingan. "Prediksinya 3-1," kata Sandi.
Lebih lanjut, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu berharap, pertandingan-pertandingan sepakbola internasional Piala Dunia 2018 dapat menjadi hiburan untuk warga Jakarta. Serta dapat juga menjadi ajang pemersatu.
"Kita harapkan ini jadi hiburan buat seluruh warga Jakarta di tengah-tengah lebaran dan masuk ke isu politik. Paling nggak Piala Dunia ini bisa mempersatukan kita," tandasnya.
Berita Terkait
-
Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Sorotan Tajam Piala Dunia 2026: Kontroversi Visa AS dan Bayang-Bayang Kesuksesan Rusia 2018
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura
-
Senyum Terakhir di KMP Mutiara Sentosa 2: Rencana Pernikahan Sari yang Kandas di Laut Sapudi