Suara.com - Timnas Uruguay berhasil mengamankan kemenangan krusial atas Timnas Mesir pada matchday 1 Grup A Piala Dunia 2018, Jumat (15/6/2018) malam WIB. Uruguay menang tipis 1-0 berkat gol sundulan Jose Gimenez pada menit 90.
Dengan kemenangan ini, Uruguay kini menempel Rusia yang bercokol di puncak klasemen Grup A. Rusia mengoleksi tiga poin, demikian pula Uruguay. Namun Tim Beruang Merah -julukan Rusia- unggul jauh dalam selisih gol, setelah mereka membantai habis Arab Saudi 5-0 di laga pembuka, Kamis (14/6/2018) kemarin malam WIB.
Berikut lima fakta menarik dari duel Mesir vs Uruguay:
1. Megabintang Timnas Mesir, Mohamed Salah, sama sekali tak diturunkan pelatih Hector Cuper melawan Uruguay. Baru sembuh dari cedera bahu, penyerang yang pada hari ini berulang tahun ke-26 itu hanya berada di bangku cadangan sepanjang laga. Cuper nampaknya tak mau berjudi, mengingat Mesir masih memiliki dua pertandingan lagi di Grup A; melawan Rusia dan Arab Saudi.
2. Penyerang andalan Uruguay, Luis Suarez tampil jauh di bawah form melawan Mesir. Striker tajam Barcelona itu melewatkan banyak peluang bagus. Tercatat El Pistolero -julukan Suarez- gagal mengoversi empat peluang bagus menjadi gol, dengan dua diantaranya sudah berhadapan langsung dengan kiper Mesir.
3. Uruguay berhasil mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-90. Gimenez pun menjadi pemain Uruguay pertama yang mencetak gol kemenangan untuk negaranya di pentas Piala Dunia, sejak terakhir Daniel Fonseca melakukannya di edisi 1990 silam. Kala itu, gol Fonseca di menit 92 membawa Uruguay mengalahkan Korea Selatan.
4. Gol ke gawang Mesir pun merupakan gol Gimenez secara beruntun bersama Uruguay. Sebelumnya, pilar Atletico Madrid itu mencetak gol untuk Uruguay saat menghadapi Uzbekistan pada laga uji coba, 8 Juni lalu. Ini juga merupakan gol beruntun pertamanya bersama La Celeste -julukan Timnas Uruguay.
5. Piala Dunia 2018 menjadi penampilan keempat pelatih Uruguay Oscar Tabarez sebagai juru taktik pada turnamen empat tahunan itu. Sebelumnya, ia juga membesut skuat La Celeste di Piala Dunia pada 1990, 2010, dan 2014.
Berita Terkait
-
Transfer ke Arab Saudi Kembali Memanas! Salah Bakal Susul Cristiano Ronaldo dan Sadio Mane
-
Deretan Fakta Menarik saat Liverpool Gulung Newcastle 4-1: Comeback The Reds, Rekor Salah Pecah
-
Liga Champions: Arne Slot Beri Sinyal Mo Salah Starter Meski Baru Pulang dari Piala Afrika
-
Nestapa Mohamed Salah di Piala Afrika 2026 Kini Pulang ke Anfield Demi Tempat Utama
-
Sadio Mane Ungkap Kunci Keberhasilan Senegal Melaju ke Final Piala Afrika 2025
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Persib Bandung Berantakan Dibantai Ratchaburi FC, Bojan Hodak Akui Lawan Jauh Lebih Baik
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi
-
Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
-
Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
-
Alasan Jordi Cruyff Pilih Calon Nakhoda Timnas Indonesia Latih Jong Ajax