Suara.com - Sumbangan satu gol dan satu assist untuk Timnas Kroasia membuat Milan Badelj terpilih sebagai Man of the Match di laga matchday 3 Grup D Piala Dunia 2018 kontra Islandia di Rostov Arena, Rabu (27/6/2018) dini hari WIB. Penampilan apik gelandang Fiorentina itu pun membuktikan bahwa Kroasia memiliki kedalaman skuat yang mumpuni untuk berbicara banyak di Rusia '18.
Melakukan rotasi besar-besaran karena memang sudah memastikan tiket ke babak 16 besar sebelum laga dimulai, Kroasia tetap masih terlalu kuat bagi Islandia.
Hadir dengan sederet pemain pelapis, termasuk Badelj yang diplot menggantikan peran Marcelo Brozovic sebagai geladang pivot, Kroasia mengalahkan Islandia dengan skor 2-1.
Kroasia tampil buruk di babak pertama. Pasukan Zlatko Dalic sama sekali tidak berhasil melepaskan tembakan ke arah gawang lawan. Islandia pun sedikit lebih menguasai permainan di babak pertama, serta lebih berani dalam menekan.
Keadaan berubah selepas half-time. Ketika Mateo Kovacic merangsek dari sayap kiri, bola crossing-nya bergulir liar usai membentur kaki bek Islandia. Badelj yang mengintip ruang kosong di depannya langsung menyongsong kesempatan tersebut. Sepakannya memantul ke tanah sebelum bola bersarang di dalam gawang Islandina kawalan kiper Hannes Halldorsson.
Tak cukup dengan sumbangan satu gol, usai Islandia menyamakan kedudukan lewat Gylfi Sigurdsson di menit 75, Badelj mencetak assist untuk gol Ivan Perisic di menit 90 yang membawa Kroasia menang 2-1.
Badelj sendiri layak dipilih sebagai Man of the Match di laga ini. Gelandang Fiorentina berusia 29 tahun itu tampil 90 menit penuh. Sebagai seorang gelandang sentral yang juga berperan sebagai destroyer saat Kroasia melakukan defense, Badelj sangat kreatif dan juga positif.
Sebanyak 68 kali operan dilakukannya dan lebih dari separuh diarahkan ke area lapangan Islandia. Badelj juga mencatatkan dua key pass, tiga tekel, dan enam intersep di laga ini.
Satu gol dan satu assist, Badelj tampaknya tahu benar bagaimana memanfaatkan kesempatan tampil sebagai starter, yang jarang didapatkannya bersama Kroasia di pentas internasional lantaran harus bersaing dengan gelandang-gelandang top macam Luka Modric, Ivan Rakitic, Mateo Kovacic, dan juga Brozovic.
Berita Terkait
-
Sorotan Tajam Piala Dunia 2026: Kontroversi Visa AS dan Bayang-Bayang Kesuksesan Rusia 2018
-
Skuad Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Gelandang Veteran Masih Diandalkan
-
Luka Modric Berpeluang Cetak Sejarah usai Masuk Skuad Kroasia untuk Piala Dunia 2026
-
Bedah Taktik John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia: Bangun Serangan dari Belakang
-
Antar Prancis Juara Piala Dunia 2018, Samuel Umtiti Malah Alami Depresi, Kenapa?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong
-
Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah
-
4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya
-
Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi
-
Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?
-
Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya