Suara.com - Bomber Persija Jakarta, Marko Simic senang negaranya, Kroasia, melaju ke final Piala Dunia 2018. Dia menilai Luka Modric cs memang layak melaju ke partai puncak.
"Setelah 20 tahun lamanya, Kroasia kembali lagi ke semifinal setelah kekalahan menyakitkan melawan Prancis di Piala Dunia 1998. Kroasia maju ke final dengan generasi yang sangat bagus di dalam tim," kata Simic.
"Saya tahu mereka akan mendapatkan tekanan besar, karena ini kesempatan generasi emas mereka setelah tahun 1998. Pastinya, dibandingkan dengan tim di 1998 lalu, kini mereka berhasil membuktikannya—lebih baik—karena mereka masuk final," tambahnya.
Baca Juga: Pergi Haji dan Bonus Besar Menanti Peraih Emas Asian Games 2018
Striker yang dijuluki "Super Simic" ini mengaku tak terkejut dengan lolosnya negaranya ke final Piala Dunia 2018.
Menurutnya, Kroasia diperkuat pemain-pemain yang memiliki talenta hebat, dan layak berada di partai puncak.
"Menurut saya dan masyarakat Kroasia ini bukan suatu kejutan. Kami memang sudah memperkirakan sebelumnya (Kroasia bisa) sampai ke semifinal, bahkan ternyata sampai final," tuturnya.
"Ini bukan suatu kejutan menurut saya. Karena tim ini diisi generasi emas. Banyak pemain besar, banyak pemain yang bermain di final Liga Champions. Ada juga yang menang di liga domestik," jelasnya.
"Tapi sepertinya untuk Indonesia itu suatu kejutan, karena saya tidak melihat ada yang jual jersey Kroasia di sini. Tapi tidak apa-apa. Mungkin dengan masuknya Kroasia ke final, mereka akan menjual jersey Kroasia dan saya akan beli satu," pungkasnya.
Baca Juga: Lalu Zohri "Bocah Ajaib dari Lombok" Dapat Beasiswa dari Menpora
Kroasia melaju ke final Piala Dunia 2018 usai menundukkan Inggris, 2-1, di babak perpanjangan waktu, Kamis (12/7/2018) dini hari WIB.
Di final, Kroasia akan menghadapi Prancis di Luzhniki Stadium, Moscow, Rusia, Minggu (15/7/2018) mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal
-
Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi
-
Head to Head Prancis vs Inggris Jelang Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan