Suara.com - PSM Makassar batal untuk menghadapi Sidrap United pada pertandingan perdana Zona 15 Piala Indonesia. Bagi pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts, batalnya laga menghadapi Sidrap United yang direncanakan hari ini justeru merugikan tim Juku Eja.
"Saya kira pembatalan laga (kontra Sidrap United) sebuah hal yang kurang beruntung bagi kami. Apalagi banyak pemain yang menantikan di sini dan kita juga menantikan bermain di sini (Liga Indonesia) karena pertandingan itu sudah lama kita nantikan," kata Pelatih PSM Robert Rene Alberts di Makassar, Kamis (19/7/2018) seperti dilansir Antara.
Ia menjelaskan, batalnya laga itu juga secara langsung mengubah program persiapan dan latihan para pemain. Sebab PSM sebelumnya memang menyiapkan dua tim berbeda untuk tampil di dua ajang baik Piala Indonesia atau pun Liga 1 yang lebih dulu telah berjalan.
"Banyak yang telah menantikan pertandingan ini (lawan Sidrap United)). Jadi kurang beruntung bagi kami dengan pembatalan tersebut," jelasnya.
Sesuai jadwal, laga bertajuk Derby Sulawesi Selatan itu akan berlangsung di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulsel, hari ini untuk memperebutkan satu tiket ke babak 64 besar.
Adapun penyebab batalnya laga itu akibat mundurnya Sidrap United dari kompetisi Liga 3 Zona Sulawesi Selatan. Kondisi itu membuat kepesertaannya juga harus dibatalkan.
Kepastian batalnya laga antara PSM dan Sidrap United tertuang dalam surat keputusan yang dikirimkan pihak PSSI kepada manajemen PSM maupun Sidrap United, 16 Juli 2018.
"Sidrap United mengundurkan diri dari kompetisi liga 3. Untuk itu pertandingan pada 19 Juli 2018 dinyatakan secara resmi dibatalkan melalui surat PSSI yang baru saja diterima PSM," kata Sekretaris PSM, Andi Widya Syadzwina.
Berita Terkait
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Prediksi PSM Makassar vs Bali United di BRI Super League 9 Januari 2026
-
Duo Sayuri Dapat Pengakuan Disebut Layak Main di Liga Portugal
-
Hasil Super League: Borneo FC Comeback di Waktu Kritis Hancurkan PSM Makassar
-
Persib Menang Tipis, Bojan Hodak: Permainan Kami di Babak Kedua Jelek
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Hector Souto: Masih Terasa Sakit
-
Viking Gelar Nobar Persib Bandung vs Ratchaburi FC dan Charity di Cisarua
-
Singkirkan Napoli, Klub Milik Orang Indonesia Sukses Melaju ke Semifinal Piala Italia
-
Eks Striker Timnas Liberia Ingin Selamatkan Persis Solo
-
Kalah Lagi, Tottenham Dipermalukan Newcastle United
-
Benjamin Sesko Selamatkan Wajah Manchester United di Markas West Ham
-
Jadwal Leg Pertama ACL II: Persib Bandung vs Ratchaburi hingga Al Nassr vs Arkadag
-
Statistik Spesial! Justin Hubner Masuk 3 Besar Bek U-23 dengan Tekel Terbanyak di Eropa
-
3 Naturalisasi Timnas Indonesia yang Main untuk Persija Jakarta Musim Ini
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik