Suara.com - Fullback Manchester United, Luke Shaw memang belakangan jadi sorotan usai dianggap kelebihan berat badan dan tampil standar di sepanjang musim lalu, plus rentan cedera. Khusus soal tudingan overweight, pemain berusia 23 tahun itu menolak jika tubuhnya dikatakan tambun.
Didatangkan Man United dari Southampton pada musim panas 2014, kala itu Louis van Gaal masih menjadi manajer klub, performa Shaw hingga detik ini bisa dibilang gagal memenuhi ekspektasi. Padahal, biaya transfernya kala itu terbilang tinggi untuk seorang youngster, yakni sekitar 30 juta pounds.
Musim lalu, Shaw bahkan kehilangan tempatnya di tim inti Man United. Manajer Jose Mourinho lebih suka memainkan winger senior Ashley Young di pos fullback kiri.
Menjelang dimulainya musim 2018/2019, Shaw pun kembali berusaha keras untuk membuktikan dirinya pantas mendapatkan kesempatan bermain reguler. Shaw pun telah menyatakan hasratnya untuk kembali jadi bek kiri nomor satu Man United.
Di tengah usaha keras Shaw tersebut, cemoohan soal bentuk tubuhnya yang dinilai tak proporsional kembali bermunculan. Kalau boleh jujur, dalam masa pramusim Man United di musim panas ini, pemain internasional Inggris itu memang terlihat lebih chubby lagi dari biasanya. Ya, tubuh Shaw memang terlihat lebih 'besar' dan tentunya tak ideal untuk ukuran pesepakbola.
Ini belum ditambah fotonya saat liburan jelang masa pramusim ini, yang tersebar di jagat maya. Di foto tersebut, perut Shaw, yang memang tengah bertelanjang dada, terlihat buncit.
Namun, sang pemain membantah keras tuduhan tersebut. Menurut Shaw, perawakannya memang besar, tapi bukan tambun alias gendut.
"Orang-orang bisa bilang saya gendut, tapi saya tahu tubuh saya sendiri. Yeah, tentu saja saya selalu kelihatan besar karena perawakan sayak memang besar. Kalian bisa menyebutnya tipe badan Wayne Rooney," kilah Shaw dalam wawancara di Los Angeles yang dilansir ESPN.
"Tapi, tentu saja saya bekerja keras dan bukan cuma untuk mereka (para pengkritik), tapi untuk saya sendiri, untuk mendapatkan kondisi terbaik dan itu (yang ada di foto) bukanlah kondisi terbaik saya," jelasnya.
Baca Juga: Tottenham Belum Datangkan Pemain Sama Sekali, Legenda Khawatir
"Itu kondisi yang bagus untuk memulai musim, pramusim, tapi sekarang saya bekerja lebih keras lagi dan di pertandingan pertama musim depan, saya ingin terlihat 10 kali lebih baik daripada yang ada di gambar itu. Saya bekerja ke arah sana lewat pertandingan-pertandingan pramusim dan latihan yang kami lakukan di sini (Man United tengah menjalani pramusim di Amerika Serikat," ujar Shaw.
Selain berlatih keras, Shaw juga mengubah pola makan dan tidurnya demi mencapai kondisi fisik terbaik. "Tentu saja pola makan saya sudah berubah. Apa yang saya minum sudah berubah; bukan alkohol tapi dalam hal minuman bersoda," tutur pemilik 7 caps bersama Timnas Inggris itu.
"Tidur saya juga. Tidur adalah hal yang sangat penting bagi saya pada saat ini karena membantu dengan perubahan berat badan Anda. Tidur juga sangat penting untuk pemulihan. Saya sudah banyak berubah," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil