Suara.com - PSMS Medan optimistis mampu mengalahkan tamunya Bali United pada laga lanjutan Liga 1 2018 yang akan digelar di Stadion Teladan, Medan, Sabtu (28/7/2018) pukul 19.00 WIB.
Pelatih PSMS, Peter Butler mengatakan, tiga poin memang jadi harga mati buat timnya yang saat ini masih terjerembab di dasar klasemen. Kemenangan nanti malam memang akan mengeluarkan Tim Ayam Kinantan keluar dari zona merah.
Terlebih, PSMS kini memiliki motivasi tinggi setelah berhasil menaklukkan tim papan atas PSM Makasar pada laga sebelumnya, yakni pada awal pekan ini dengan skor 3-1 di Stadion Teladan.
Laga kontra Bali United sendiri merupakan laga dengan misi balas dendam, mengingat pada pertemuan sebelumnya PSMS menyerah 0-1 di kandang Bali United.
"Kami harus menang dan mendapat nilai penuh tiga angka sehingga PSMS terhindar dari zona degradasi. Kami optimis bisa menang. Kami tengah dalam kepercayaan diri tinggi, hasil di laga sebelumnya (kemenangan atas PSM) jadi modal besarbuat kami," kata Butler seperti dilansir ANTARA.
Dalam laga nanti, tim tamu Bali United sendiri dipastikan tanpa Irfan Bachdim dan Stefano Lilypali, sementara PSMS minus penyerang asing N'Guessan Yessoh karema mengalami cedera. Selain itu, pemain baru asal Brasil Filipe Martins Dos Santos masih terkendala masalah KITAS.
"Bali United tanpa diperkuat beberapa pemain pilarnya, namun mereka tetap merupakan tim kuat karena dihuni pemain-pemain berkualitas. Namun, pada intinya kami sudah mempersiapkan strategi untuk menjinakkan permainan mereka," ucap eks pelatih Persipura itu penuh keyakinan.
Berita Terkait
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Boris Kopitovic Resmi Tinggalkan Bali United Jelang Musim Super League Baru
-
Resmi Berpisah, Ini Statistik Mentereng M Rahmat di Bali United
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia