Suara.com - Ditundukkan Timnas Indonesia U-16 dengan skor 2-4 pada matchday 3 Grup A Piala AFF U-16 2018, Kamis (2/8/2018) malam, pelatih Timnas Vietnam U-16, Vu Hong Viet, mengaku kecewa. Vu mengkritik kepemimpinan wasit Xaypaseth Pongsanit asal Laos yang memimpin jalannya pertandingan.
Vu menyesalkan keputusan wasit yang mengeluarkan kartu merah pada salah satu pemainnya, yakni Vo Nguyen Hoang, pada laga yang digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.
"Saya sayangkan adanya kartu merah untuk pemain kami, hal itu yang menyebabkan berkurangnya kekuatan kami," kilah Vu seusai pertandingan.
Meski begitu, Vietnam masih optimis bisa lolos ke semifinal, karena menurut Vu Hong, timnya cukup bagus di pertandingan tadi.
"Masih ada kesempatan untuk lolos babak selanjutnya. Tidak menutup kemungkinan kami ke semifinal," tutur Vu.
Selain itu, Vu juga mengakui jika dirinya tidak memasang tim terbaiknya di laga kontra Indonesia tadi. "Ini bukan komposisi terbaik kami. Tapi memang Indonesia juga bermain bagus, selamat untuk Indonesia," pungkasnya. (Dimas Angga P)
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
PSSI Buka Opsi Medan Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-16 dan U-19 2026
-
Nasywa Salsabila Jadi Top Skor Piala AFF Putri U-16 2025
-
Kalahkan Thailand, Australia Juarai Piala AFF U-16 Putri 2025
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Timnas Putri Indonesia U-16 Hajar Timor Leste 6-0, Selangkah Lagi ke Semifinal AFF 2025
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana