Suara.com - Tottenham Hotspur tidak boleh puas dengan keberhasilannya lolos ke Liga Champions dalam beberapa musim terakhir. Menurut manajer Spurs Mauricio Pochettino, pasukannya harus naik level dengan bersaing memperebutkan trofi juara di setiap kompetisi yang mereka ikuti di musim 2018/2019.
Seperti diketahui, Tottenham kembali akan terlibat di empat kompetisi pada musim 2018/2019. Ada Liga Inggris, Piala FA, Piala Liga, dan tentunya yang paling bergengsi adalah Liga Champions.
Di Liga Inggris, Tottenham sendiri finis di peringkat ketiga pada musim lalu untuk mengamankan tiket mereka ke kompetisi klub elit Eropa untuk tahun ketiga secara beruntun.
"Tentu saja itu merupakan kesuksesan besar bagi klub untuk berada di Liga Champions untuk tahun ketiga secara beruntun. Namun mungkin itu tidak cukup, mungkin kami perlu mengubah beberapa hal. Bagi saya, itu tidak cukup. Saya pikir musim ini kami harus bersaing untuk gelar juara, dan tentunya merebut gelar tersebut di akhir musim," papar Pochettino seperti dimuat Reuters.
"Jika sebagian orang percaya manajer Tottenham tidak menginginkan trofi-trofi, ada yang tidak benar dalam benak mereka. Saya ada di sini untuk menang," tutur pelatih berpaspor Argentina itu.
"Dapatkah kami memenangi sesuatu musim ini? Di sepakbola, apapun dapat terjadi. Itu akan berat karena lawan-lawan kami berada di level di mana setiap tahun mereka berkembang. Kami bersaing di balapan yang sama namun dengan mobil yang berbeda. Apapun itu, gelar juara tentu jadi target kami musim ini, terutama di kancah domestik," tandasnya.
Untuk Pochettino sendiri, meski dirinya disebut-sebut sebagai salah satu pelatih "muda" terbaik di dunia saat ini, juru taktik berusia 46 tahun itu hingga kini masih belum bisa membawa tim yang dibesutnya menjadi juara.
Menangani Tottenham sejak 2014, Pochettino belum meraih titel apapun. Demikian pula bersama Southampton dan Espanyol di mana Pochettino memulai karier manajerialnya. Ya, sampai detik ini, Pochettino masih belum menorehkan satu pun titel juara dalam CV-nya.
Baca Juga: Mourinho Harapkan Pemain Piala Dunia Tampil Kontra Leicester
Berita Terkait
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Real Madrid Jadikan Enzo Fernandez Target Utama, Chelsea Pasang Harga Selangit
-
Tottenham Masuk Perburuan Sandro Tonali, Newcastle United Pasang Harga Selangit
-
Elkan Baggott Dirumorkan Masuk Radar Bidikan Peminjaman dari Bolton Wanderers
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Lionel Messi Dapat Kabar Buruk dari Keluarga di Tengah Piala Dunia 2026
-
Didikan John Herdman, Striker Kanada Jonathan David Cetak Hattrick di Piala Dunia 2026
-
Ayah Lionel Messi Meninggal di Tengah Piala Dunia 2026? Keluarga Buka Suara
-
Ronaldo soal Tak Main Bagus : Portugal Bisa Saja Menang, Tapi...
-
Son Heung-min Bidik Rekor Park Ji-sung saat Korea Selatan Tantang Meksiko di Piala Dunia 2026
-
Pemain Kanada yang Cedera Horor Ternyata Rekan Jay Idzes di Sassuolo
-
Piala Dunia 2026: Pemain Kanada Alami Cedera Horor Usai Dapat Tekel Sembrono Gelandang Qatar
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Republik Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1, Persaingan Grup A Piala Dunia 2026 Makin Ketat
-
Thomas Tuchel Ungkap Kekurangan Inggris Usai Hajar Kroasia, Soroti Masalah Mentalitas